Biar Jadi Wasit Profesional PSSI Adakan Pelatihan Wasit Level 3

Kabargresik.com_Sebanyak 40 peserta mengikuti kursus wasit futsal level III yang di selenggarakan Asosiasi PSSI Kabupaten Gresik. Kegiatan yang bertempat di Hall Room SD Muhammadiyah 1 GKB ini, akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 11-14 Mei 2017.

 

Selain berasal dari Gresik, kegiatan yang baru pertama kali diadakan oleh Askab PSSI Gresik ini, juga diikuti peserta dari daerah lain seperti, Sidoarjo, Lamongan, Bojonegoro, Pamekasan serta seorang peserta asal Pangkal Pinang.

 

Ketua komite wasit Askab PSSI Gresik Munir Khan mengatakan, alasan digelarnya kursus wasit ini lantaran Kabupaten Gresik  kekurangan wasit utamanya wasit futsal. Dari data Askab PSSI Gresik, hanya ada 16 wasit yang memegang lisensi untuk memimpin pertandingan futsal.

 

“Dengan semakin berkembangnya futsal di Gresik dan juga adanya LFG (Liga Futsal Gresik) yang sudah memasuki tahun ke-3, ternyata kita kekurangan wasit. Saat ini wasit futsal di Gresik yang sudah mempunyai lisensi hanya ada 16 orang dan itupun tak semuanya layak memimpin di LFG,” ungkap Munir Khan, Kamis (11/05/2017).

 

Tak hanya diikuti kaum pria, kursus yang mendatangkan instruktur utama Ahmad Suparman dari AFP ini, rupanya juga menarik perhatian Halimahtus Sa’diyah. Mahasiswi semester 4 salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya ini, tercatat sebagai satu-satunya perempuan yang mengikuti kursus wasit futsal ini.

 

“Kebetulan ini kan sesuai bidang kuliah saya di jurusan pendidikan kepelatihan olahraga, jadi sewaktu-waktu bila diminta bisa jadi wasit futsal juga,” terang perempuan yag juga tercatat sebagai punggawa tim futsal Scudetto angel ini.

 

Sementara itu, Sekretaris Sekum AFP Jatim, Berry Tri Handoyo berharap, kursus wasit futsal yang diselenggarakan Askab PSSI Gresik mampu memunculkan wasit-wasit yang dapat mewujudkan futsal yang menjunjung tinggi sportifitas serta semakon memajukan futsal Jawa Timur.

 

“Dengan semakin banyaknya wasit futsal yang berkualitas akan menjadikan Jawa Timur sebagai barometernya futsal di Indonesia,” ungkap Berry Tri Handoyo dalam sambutannya sebelum membuka acara ini. (Efendi)

>
Tags: