Dzikir Cara Santri Peringati Sumpah Pemuda


Kabargresik.com – Berbeda dengan tempat lain, perayaan Hari Sumpah Pemuda di Pondok Pesantren Al-Miftah Mojopuro wetan Bungah diisi dengan semilyar sholawat bertajuk Dzikir Sumpah Pemuda. Kegiatan tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Sabtu malam (29/10)

Selain santri, Kegiatan tersebut dihadiri Muspika Kecamatan Bungah, pejabat serta ribuan jamaah dari berbagai daerah yakni Lamongan, Gresik, Sedayu, Solokuro, Bungah, Dukun, Ujungpangkah serta Manyar.

Sebelum dzikir serta semilyar shalawat berlangsung, kegiatan diisi dengan pembacaan ikrar sumpah pemuda yang diikuti semua peserta yang hadir. Tak hanya itu, peserta juga diberikan wawasan kebangsaan oleh Kapolsek Bungah, Gresik AKP Achmad Said.

Menurut pengasuh pondok pesantren Al-Miftah Mojopuro wetan Bungah Gresik, KH Muhammad Zainuri menyatakan kegiatan bertajuk dzikir sumpah pemuda bertujuan untuk merefleksi kembali arti sumpah pemuda dengan kegiatan positif.

“Rosulullah Bersabda, Wahai Sahabat, Ada amal Ibadah yang pahalanya lebih besar dari Puasa dan sholat apakah itu? ISLAHU DATIL BAYIN (Menjaga Persatuan & Kesatuan),” katanya Minggu (29/10/2017)

Selain perayaan sumpah pemuda yang diisi dengan dzikir, Kegiatan ini mengajak ummat Muslim untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, dari Sabang sampai Merauke.

Atas terselenggaranya dzikir sumpah pemuda, Alumnus Ponpes Lirboyo tersebut berharap agar persatuan dan kestuan tetap hadir ditengah-tengah masyarakat. “Semoga seperti Yang di Dawuhkan Pendiri jamiyyah NU, KH Hasyim Asyari yakni Alittihad (Persatuan dan kesatuan),” harapnya.

Antusias peserta sangat luar biasa dalam acara tersebut, terbukti dari banyaknya jammah yang membeludak hingga ke jalan depan pondok pesantren. “Jamaahnya banyak sekali, bahkan hingga ada yang rela berjalan 3 KM untuk ikut kegiatan dzikir sumpah pemuda ini,” tambah Kiai yang juga pengusaha travel umroh itu.

Salah satu jamaah mengaku senang bisa mengikuti dzikir sumpah pemuda, dari pantauan beberapa peserta antusias mengikuti kegiatan tersebut. “kegiatan bertajuk dzikir sumpah pemuda ini bisa merefleksi kembali arti sumpah pemuda yakni persatuan dan kesatuan,” kata Ahmad, Salah satu jamaah asal Manyar. (Akmal/k1)

>
Tags: