Gagal Di Kejurprov, Perbasi Gresik Lakukan Evaluasi


‚ÄčKabargresik.com_ Perbasi Kabupaten Gresik bisa dikatakan terbilang cukup sukses sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaran Provinsi (kejurprov) Bola Basket KU-18 antar Pengkot/Pengkab se-Jawa Timur. Kejuaraan yang ini, juga menjadi uji kesiapan Gresik yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (porprov) pada 2019 mendatang.
Hendik, Bendahara Perbasi Gresik yang juga menjabat sebagai ketua panitia Kejurprov ini mengatakan, selama seminggu pelaksanaan kejuaraan ini semua berjalan dengan lancar dan tak menemui hambatan berarti.
“Alhamdulillah, kalau secara penyelenggaraan kejuaraan semua berjalan lancar, hampir tak ada komplain dari pengkot atau pengkab. Tapi kalau protes soal pertandingan soal wasit itu ada dan saya kira itu wajar terjadi di setiap kejuaraan,” terangnya.
Namun sangat disayangkan, kesuksesan Gresik sebagai penyelenggara tak berbanding lurus dengan raihan prestasi atletnya. Pasalnya, baik tim putra maupun tim putri Gresik gagal bersaing dari lawan-lawannya dibabak penyisihan grup. Tim putri Gresik yang tergabung di pool bersama Kota Malang (A) dan Kabupaten Bojonegoro bahkan tak mampu meraih satupun kemenangan.
“Ini kita kan masih awal, tentu kedepannya nanti akan kita lakukan evaluasi lagi. Di sektor putri jam terbang mereka masih belum ada dan dibabak penyisihan harus langsung berhadapan dengan Kota Malang,” terang ketua Perbasi Gresik Sigit suhartono kepada kabargresik.com, Minggu (09/07/2017).
Sigit menambahkan, untuk mengejar ketertinggalan prestasi dari Pengkot atau Pengkab lain, Perbasi Gresik akan terus berupaya menggelar banyak kejuaraan. Dari kejuaraan tersebut nantinua diharapkan dapat terjaring atlet-atlet yang berprestasi di dunia basket.
“Untuk tahun 2017 ini kita akan ada beberapa event lagi yang terdekat yakni SG Cup sekitar bulan Agustus-September antar SMA se-Gresik. Dari situ kan kita juga bisa nanti jaring lagi untuk seleksi untuk tim Gresik yang untuk porprov,” tambah Sigit.
Dalam Kejurprov yang dilangsungkan sejak 3 hingga 9 Juli 2017, di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) ini, Surabaya tampil sebagai yang terbaik dengan mampu mengawinkan gelar juara.
Tim putri Surabaya tampil sebagai juara setelah di final secara meyakinkan meraih kemenangan dari Kota Malang dengan skor 46-24. Sementara di sektor putra, Surabaya mampu mengatasi perlawanan Kabupatrn Tuban dengan skor 84-57. (Efendi).

>
Tags: