banner 728x90

Gus Yani-Bu Min Kontrak Politik Kali Lamong

Pasangan Cabup Gresik, H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Cawabup Hj. Siti Aminatun Habibah (Ning Min) menandatangani pakta integritas terkait penyelesaian Kali Lamong diatas jembatan.

Kedua paslon yang didukung enam partai politik (Parpol) itu, juga dihadiri Forum Masyarakat Gresik Selatan (MGS). Tepatnya, di Desa Bulang Kulon, Kecamatan Benjeng, Gresik.

Dalam orasi politiknya diatas jembatan yang dialiri Kali Lamong. Gus Yani, berjanji memprioritaskan permasalahan banjir akibat meluapnya Kali Lamong menjadi prioritasnya disamping permasalahan pendidikan.

“Saya melihat dari dekat kondisi Kali Lamong sangat memprihatinkan. Dangkal serta menyempit hal ini tidak dibiarkan berlama-lama,” ujarnya, Sabtu (1/08/2020).

Hal senada juga dikemukakan oleh pasangannya Bu Min. Menurut aktivitis perempuan tersebut. Dirinya, bersama Gus Yani siap menyelesaikan persoalan Kali Lamong yang sudah bertahun-tahun belum ada wujud konkritnya.

“Masalah Kali Lamong menjadi program prioritas kami. Untuk itu, kita siap mengolah yang dulunya menjadi langganan banjir menjadi keberkahan masyarakat Gresik Selatan,” katanya.

Selain permasalahan Kali Lamong lanjut Gus Yani, dirinya bersama pasangannya Bu Min melihat infrastruktur jalan di Kabupaten Gresik belum ada yang baik meski sudah dipatok.

“Kenyataan di lapangan masih ada jalan yang rusak. Berarti ada yang salah terkait dalam mengelolah APBD,” tuturnya.

Diatas Jembatan Desa Bulang Kulon, kedua pasangan Cabup-Cawabup Gresik itu berapi-api menyampaikan komitmennya dihadapan Masyarakat Gresik Selatan yang dialiri Kali Lamong. Sebagai bentuk kepeduliannya, mereka menyepakati kesepakatan pakta integritas dengan menandatangani diatas materai.

“Sekali lagi fokus Kali Lamong adalah bagian dari perubahan Gresik baru. Sebab, kalau dibiarkan terus-menerus dampak banjirnya luar biasa dan mencapai miliaran rupiah,” paparnya.

Belum tuntasnya permasalahan Kali Lamong. Selama ini meski ada evaluasi jadi bahan lempar-lemparan saja. Karena itu, Gus Yani-Bu Min jika terpilih memimpin Gresik bisa cepat menyelesaikan masalah banjir ini.

Pasangan tersebut juga memberikan solusi terhadap desa yang terkena dampak banjir. Salah satunya, melakukan sosialisasi secara gencar kepada petani, dan petani tambak sementara waktu tidak menanam padi serta menebar benih ikan supaya tidak merugi.

“Edukasi petani serta petani tambak terus ditingkatkan. Jangan sampai saat banjir mereka malah merugi akibat lahan pertaniannya dan tambak ikan diterjang banjir,” tandas Gus Yani. (Tik)