Ibu-Ibu Gumeno Olah Bandeng Menjadi Makanan Bernilai Lebih

image

Kabargresik_ Ikan Bandeng tidak hanya dijadikan ikan yang disantap dengan diberi kuah atau di bakar api ikan bandeng bisa menjadi makanan yang lain kalau berada ditangan kreatif. Para ibu-ibu di Desa Gumeno kecamatan Manyar Gresik sangat antusias mengikuti pelatihan mengolah makanan berbahan dasar ikan bandeng. Ada abon ikan bandeng, Rolade bandeng, ekado bandeng, nugget, bakso bandeng dan kakiraga.

Pelatihan yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan Gresik bekerja sama dengan PT Kelola Mina Laut, Universitas International Semen Indonesia (UISI) dan UD Multi Sarana Niaga Gresik ini berlangsung di Balai Desa Gumeno, Kecamatan Manyar Gresik, Selasa (5/4/2016).

Ada sekitar 50 orang ibu-ibu di desa tersebut yang mengikuti pelatihan pembuatan makanan berbahan dasar ikan bandeng. mereka diajari untuk membuat beraneka makanan secara efektif dan higienis. Selain mengolah para ibu juga diajari untuk mengemas dengan kemasan yang berlabel bandeng Mentari.

Antusias para ibu terhadap pelatihan ini karena produk ikan bandeng didesa tersebut sangat melimpah. Menurut Kepala Desa Gumeno Arif Nur Ikhsan, luas areal tambak di wilayah Gumeno 400 hektar dari 482 hektar luas wilayah. “Produksi ikan bandeng mencapai 840 ton pertahun bahkan lebih. Pantaslah kalau para ibu disini sangat senang adanya pelatihan ini” katanya.

Nada senang juga ditunjukkan oleh peserta, salah satunya Sri Retno Ningsih. Dia mengatakan kalau pas musim panen bandeng, banyak ikan yang berukuran kecil terpaksa dijual murah. “Karena yang kecil-kecil sulit dijual kepasar. Makanya sering dijual obral dan bahkan ada yang dibiarkan sampai membusuk. Kalau sudah bisa membuat makanan ini maka akan memberikan nilai ekonomis kepada kita” katanya bangga.

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan Gresik Ilmul Yaqien melalui kabag Humas Suyono menyatakan, mulanya kami menginventarisir produk lokal yang sudah ada kemudian meningkatkan produk lokal tersebut dengan memberikan pelatihan peningkatan kualitas produk, pengemasan serta pemasaran.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan Gresik, Najikh mengaku pihaknya hanya membantu dan memfasilitasi. Tingginya produk perikanan terutama bandeng di desa Gumeno ini serta banyaknya tenaga potensial, maka kami menggandeng beberapa institusi. baik dari perguruan tinggi maupun swasta untuk bersama-sama membantu. “Dari pihak pemilik merk yaitu ‘Bandeng Mentari’ siap menampung produk ibu-ibu disini” ujarnya. (Tik/k1)

>
Tags: