Kini Pencalegkan Di PKS Gresik Lebih Longgar

Fahrizal Muhammad Kohar Ketua DPD PKS Kab Gresik.

kabargresik.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kab Gresik suda menyiapkan diri untuk bertarung pada Pemilihan umum (Pemilu) Legestalif 2019 mendatang. DPD PKS Kab Gresik akan melakukan perombakan strategi dalam mendulang suara.

Berkaca pada beberapa kali mengikuti Pemilu yang tidak pernah mendapatkan kursi di tingkat Kabupaten. DPD PKS Kab Gresik akhirnya membuat formula baru dalam startegi memperoleh suara.

Ditemui di Kontor DPD PKS Bak Gresik di Jl AIS Nasution. Ketua DPD PKS Kab Gresik Senin (19/2/2018) Fahrizal Muhammad Kohar memberikan gambaran terkait strategi pemenangan dalam Pemilu Legeslatif 2019 mendatang.

PKS Kab Gresik menyadari perlunya membuka diri untuk memberikan porsi yang lebih kepada tokoh masyarakat Gresik yang bukan dari kader partai dan berpotensi untuk mendulang suara.

Langkah ini dilakukan setelah melakukan kajian strategis pemenangan Pemilu di intern partai. “kami lakukan kajian dan evaluasi dari beberapa kali Pemilu yang hasilnya kami belum mendapatkan kursi dan kesimpulan kami, kami akan membuka diri untuk calon Legeslatif dari non kader partai,” ujar Fahrizal.
Baca Juga : Ini Syarat Aneh Untuk Caleg PSI

PKS Kab Gresik akan memberikan porsi yang sama antara calon dari kader Partai dengan non kader partai, “asal syarat-syarat terpenuhi, kita tidak masalah,” tegas Fahrizal.

Beberapa Daerah Pemilihan (Dapil) sudah diincar oleh DPD PKS Kab Gresik, diantaranya dapil 1, 4 dan 7. “di tiga Dapil ini memang menjadi kantong suara PKS, namun tidak menutup kemungkinan di Dapil lain, karena saat ini masih mencair, perubahan peta pendulang suara cepat berubah dan kami sudah mengukurnya,” jelas pria yang tinggal di Leran Manyar ini.

Fahrizal juga mengungkapkan pada tanggal 25 Februari 2018 nanti akan melakukan launching Caleg secara regional Jawa timur, namun pihaknya masih membuka pendaftaran Caleg sampai penutupan sesuai dengan tahapan di KPU. “memang ada launching, namun itu hanya sebagai tanda dimulainya kerja, terkait penambahan Caleg tetap terbuka sampai tahapan di KPU dinyatakan ditutup'” jelas pria yang dikaruniai 4 anak. (tik)

Tags: