Laga Kandang Terakhir, Persegres Ingin Beri Kado Manis Ultras


Kabargresik.com_Persegres berambisi meraih kemenangan saat menjamu Persipura di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (11/12/2016). Sebab laga kontra tim Mutiara Hitam merupakan laga kandang terakhir Persegres di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Untuk itu tim Laskar Joko Samudro diharapkan bermain maksimal saat tampil dihadapan pendukungnya sendiri.

Pelatih Persegres Eduard Tjong mengaku kondisi timnya saat ini sedang dalam kepercayaan diri tinggi setelah berhasil membawa pulang 3 poin dari kandang Persija Jakarta pekan lalu. Untuk itu, Edu berharap dilaga kandang terakhirnya bersama Persegres, Ia bisa memberi kado kemenangan buat suporter Ultras yang selalu hadir di Stadion mendukung timnya.

“Dilaga terakhir kandang kita ingin memberi sesuatu untuk Ultras yang selama ini mungkin belum puas dengan peforma tim ini. Paling tidak kita berusaha jangan sampai kalah disini,” ujar Eduard Tjong, Sabtu (10/12/2016).

Edu menambahkan, Persipura merupakan calon juara dan salah satu klub terbaik yang berlaga di ISC. Untuk itu dirinya telah menyiapkan strategi khusus guna meredam kecepatan pemain tim Mutiara Hitam yang dikenal sangat baik dalam memainkan bola-bola pendek.

“Dari 18 tim, Persipura merupakan tim yang kerjasama timnya paling bagus terutama permainan bola-bola pendeknya. Untuk itu anak-anak saya instruksikan untuk melakukan penjagaan secara ketat,” tambahnya.

Sementara itu, terkait tidak bisa dimainkannya Patrick Da Silva yang terkena akumulasi kartu, sepertinya tak terlalu dipermasalahkan Edu. Sebab Hendri Satriadi dan Yusuf Efendi telah dipersiapkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Patrick Da Silva.

“Kita sudah pernah main tanpa Patrick, awalnya memang sedikit kesulitan tapi sekarang sudah tidak terlalu berpengaruh sebab kita sudah siapkan Hendrico atau Yusuf. Tapi saya pikir Yusuf yang besuk akan main,” terang Edu.

Saat ini posisi Persegres didaftar klasemen masih berada diperingkat 17 atau satu tingkat diatas PS TNI yang menghuni dasar klasemen. Tim kebanggaan Ultra itu baru mengumpulkan 29 poin dari 32 laga yang telah bergulir.(Pepen)

>
Tags: