Pelatnas Voli Putri Baru Masuk 8 Pemain

Program pemusatan latihan nasional (pelatnas) bola voli putri hingga kini belum berjalan maksimal, karena baru delapan pemain bergabung dalam latihan yang dipusatkan di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik itu.
Asisten Pelatih Timnas Putri, Machfud Irsyada yang dihubungi di Surabaya, Selasa, menjelaskan belum maksimalnya program latihan tersebut, karena sebagian besar dari 18 pemain yang dipanggil masih konsentrasi mengikuti ujian sekolah.

“Kami harus memahami kondisi tersebut, karena ujian sekolah juga penting buat mereka. Diharapkan mulai pekan depan, program latihan sudah bisa berjalan lebih baik, karena sebagian besar pemain sudah menyelesaikan ujian,” katanya.

Machfud mengatakan, delapan pemain yang sudah bergabung, tetap mendapat porsi latihan yang sudah diagendakan, mulai fisik, teknik maupun strategi.

“Memang untuk kepentingan tim sangat terganggu, tapi kami dibantu para pemain klub Petrokimia Gresik sebagai ‘sparring partner’,” ujar Machfud.

Apalagi pada awal Juni mendatang, Timnas Putri Indonesia yang ditangani pelatih asal Cina, Wang Jun, dijadwalkan mengikuti kejuaraan antarklub Asia di Thailand, sebagai ajang uji coba untuk pemantapan tim.

“Dengan persiapan yang tidak maksimal seperti sekarang, kami jelas tidak berani memasang target apa-apa. Yang terpenting anak-anak bisa tampil semaksimal mungkin,” tambah Machfud yang juga Dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu.

Selain kejuaraan Asia di Thailand, tim Indonesia yang disiapkan untuk SEA Games 2009 di Laos itu, rencanakan juga diterjunkan pada kejuaraan ASEAN pada September mendatang.

Timnas putri yang pada SEA Games 2007 di Thailand hanya mampu menembus babak semifinal, diharapkan bisa memperbaiki prestasi dengan lolos ke babak final pada SEA Games di Laos.

Sevelumnya, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI Heyser Harsono, mengatakan tradisi medali emas voli indoor SEA Games harus bisa dipertahankan, terutama untuk tim putra.

“Untuk tim putri, kami harapkan bisa menembus babak final. Karena itu, program pelatnas dilaksanakan lebih awal dari jadwal KONI Pusat,” ujarnya.

Dalam program pelatnas ini, PP PBVSI bekerja sama dengan dua klub besar, yakni Surabaya Samator (putra) dan Petrokimia Gresik (putri) dalam hal pembiayaan, menyusul belum jelasnya pendanaan pelatnas dari KONI Pusat.
(Didik Kusbiantoro/antara)

>