Pemkab Gresik Bangun U-Turn Baru di Depan IGD RS Ibnu Sina

kabargresik.com – Untuk mempermudah pelayanan pasien dari arah barat yaitu masyarakat Duduksampeyan dan sekitarnya, yang akan masuk Instalasi  Gawat Darurat Rumah Sakit Ibnu Sina, Pemerintah Kabupaten Gresik segera membangun u-turn baru di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pembangunan itu segera dimulai pada tengah malam nanti pada jam 00.00 wib. Kepastian ini didapat setelah Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto melakukan monitoring ditempat itu pada Rabu (12/9/2018).

Bupati yang didampingi oleh Asisten II, Siswadi Aprilianto, Kepala Dinas Perhubungan Nanang Setyawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Najikh, Kepala Dinas PU Gunawan Setiyadi, Kepala BPPKAD Andhi Hendro Wijaya, Kepala Bagian Pembangunan, Kepala Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Gresik dan Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Sutrisno.

Menurut Kepala Bagian Humas Sutrisno, dalam monitoring tersebut Bupati Sambari diterima oleh pihak Manajemen Icon Mall Gresik Bersama-sama memantau progress pembangunan Icon Mall dan disesuaikan dengan perijinan yang ada.

Untuk kelancaran kendaraan terutama kendaraan pasien gawat darurat yang menuju ke IGD RS Ibnu Sina, Bupati mensegerakan pembangunan u-turn didepan IGD dan langsung naik menuju IGD. Rencananya Nanti malam pembangunan u-turn bisa dimulai. Diawali dengan membuka pembatas yang ada ditengah jalan.

Sutrisno mengatakan, beberapa hal lain yang dilakukan untuk mencegah kemacetan, Pihak Icon Mall juga akan memperlebar trortoar dari keadaan sekarang menjadi selebar 4,4 meter. Tentu saja pelebaran trotoar yang bakal menjadi jalan pedestrian itu tidak mengurangi lebar jalan.

Saluran air tetap difungsikan sebagai mana mestinya dengan tidak mengurangi lebarnya. Namun saluran air itu ditutup setelah diluruskan. Kemudian diatas salurabn air itulah trotoar yang berfungsi sebagai jalan pedestrian akan dibangun. Selain itu, pihak Icon Mall juga akan menggeser halte ke tempat yang lebih aman.

“Semua pembangunan tersebut dibiayai oleh pihak Icon Mall seratus persen, tidak ada biaya sepeserpun yang dikeluarkan Pemerintah” tandasnya.

Tentang pembangunan u-turn di depan IGD, Kepala Dinas Perhubungan Nanang Setyawan menyatakan bahwa mala mini pihaknya siap memulai dengan terlebih dahulu membongkar pembatas jalan.

“Nanti malam akan kami lakukan, namun untuk sementara setelah pembatas jalan itu dibongkar kami akan memberi pembatas sementara atau barrier, sebelum bangunan u-turn dan rambu resmi dipasang. Nantinya u-turn lama yang di depan RS akan dirantai. Kami sudah berkirim surat kepada Balai Besar Jalan Nasional terkait beberapa perubahan itu” tandasnya. (ADV./TIK)

Tags: