PERINGATI HARI OZON, SMA I KEBOMAS, KUMPULKAN TANDA TANGAN

Civitas SMA Negeri 1 Kbomas Gresik ikrar bersama dengan menandatangani kain berwarna hijau berdimensi 20 m x 1,5 m dibentangkan, mereka sepakan untuk mengurangi dampak efek rumah kaca di Gresik, Jum’at (30/9).

Tak hanya ikrar dan tanda tangan, dalam peringatan hari Ozon sedunia yang pada 16 September lalu, seluruh siswa dan guru SMA Negeri I Kebomas mangadakan aksi sosial dengan mematikan pembakaran sampah disekitar sekolah. “mulai sekarang dilarang membakar sampah ya pak, karena asapnya merusak ozon dan berbahaya bisa menimbulkan kebakaran. Apalagi pada musim kemarau ini akan mudah menimbulkan kebakaran” ujar Reza Eka ketua Osis yang memberi himbauan kepada seseorang yang membakar sampah di areal kosong samping sekolah.

Pembakaran sampah yang tengah mengepul tersebut dimatikan dengan cara menyiram air beramai-ramai. Si Pembakar sampah yang sejak tadi menunggui apinya tersebut hanya diam dan memaklumi upaya siswa SMA Negeri 1 Kebomas. Lalu para siswa membantu membersihkan mengangkut sampah yang dibakar tersebut setelah melakukan pembasahan seperlunya. Lalu para rombongan siswa beramai-ramai menuju deretan kantin sekolah.”bu mulai sekarang dilarang menggunakan plastic sebagai pembungkus kue disekolah. Plastik ini sangat membahayakan, karena tidak bisa terurai meski bertahun-tahun didalam tanah. Sebaiknya memakai daun atau kertas saja, bu” ujar Ayu Wandira siswa kelas 12 IPS ini menasehati pemilik kantin.

Beberapa siswa yang lain tak tinggal diam, mereka menyebar masuk ke kampong-kampung perumahan disekitar sekolah. Para siswa ini membagikan selebaran, poster dan sekaligus member himbauan kepada masyarakat Perumahan sekitar sekolah. Selain itu para siswa ini memberi himbauan kepada masyarakat agar hemat listrik, dengan mengganti lampu hemat energi. Hemat penggunaan air serta memisahkan pembuangan sampah antara yang organic dan non organic. Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri I Kebomas, Fattah Yasin dalam keterangannya mengatakan”kegialan ini dalam rangka peringatan hari Ozon sedunia, sekaligus untuk merevitalisasi kembali program Adiwiyata SMA Negeri Kebomas. Intinya adalah untuk menanamkan kepada siswa agar stop global warming. Kita tahu dampak kemarau panjang ini berpengaruh pada krisis air. Untuk itu sejak usia sekolah perlu kita tanamkan hemat air” ujarnya. (sdm/tk)