Reklamasi Pantai Gresik, Disoal Forkot

Proyek reklamasi pantai Gresik yang dilakukan PT Petrokimia Gresik disoal warga. warga takut akibat raklamai ini akan berdampak pada penghidupan sebagai nelayan.

Pulihan warga yang tergabung dalam kelompok forum kota, forkot melakukan aksi long march sejauh tiga kilo meter. Mereka meneriakkan penolakan reklamasi pantai Gresik seluas empat belas koma lima hektar di desa roomo manyar Gresik yang dilakukan PT Petrokimia Gresik. warga mempertanyakan izin amdal yang dikeluarkan pemda Gresik terkait reklamasi ini.

Kekhawatiran warga dengan adanya reklamasi ini, akan memicu adanya reklamasi lain yang akan dilakukan oleh perusahaan lainnya yang berada di bibir pantai Gresik. Akibatnya nelayan yang berada di pantai Gresik dirugikan.

koedinator aksi, Yudi saat orasi mengatakan pihak Forkot menolak tanpa syarat reklamasi pantai Gresik yang dilakukan PT Petrokimia Gresik. “Tolak Reklamasi adalah Harga Mati bagi kami, reklamasi sangat merugikan warga,” tegas Yudi.

Sementara itu pihak PT Petrokimia Gresik saat dikonfirmasi mengakui adanya rencana reklamasi pantai seluas empat belas setengah hektar dan rencananya akan dilaksanakan pebruati dua ribu sepuluh. Namun segala perizinan terkait reklamasi sudah tuntas.

Sekretaris perusahaan PT Petrokimia Gresik, Bagus Narjatmo menambahkan, pihaknya juga memperhatikan lingkungan sekitar pantai. “kami juga menanam Mangrove disepanjang bibir pantai serta membuat tanggul agar tanah reklamasi tidak hanyut ke laut,” imbuhnya. (sutikhon)