Samsung Dapat Rombongan Pentolan Dari Baznas Gresik

banner 468x60

kabargresik.com Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim memberikan secara simbolis bantuan Baznas Gresik berupa rombongan pentolan kepada 10 pedagang kecil di Halaman Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, Jum’at (15/2/2019).

Usai penyerahan, Wabup Qosim berpesan agar para penjual pentol yang mendapat bantuan ini menjaga dan merawat rombong bantuan ini agar bisa dipakai lebih awet dan lama. Dikatakan oleh Qosim bahwa mereka adalah orang yang terpilih dari banyak orang yang juga membutuhkan bantuan.

“Kami tidak ada hubungan darah atau family dengan anda semua. Tapi kami mempercayakan bantuan ini agar anda semua bisa lebih berdaya. Bantuan ini merupakan hasil zakat dari para muzakki di Gresik. Tentu saja kami berharap agar, saat ini anda yang menerima bantuan dari zakat, suatu saat nanti anda juga bisa memberikan zakat” tandas Qosim.

Mendapat bantuan modal kerja serta rombong yang terbuat dari bahan aluminium dan kaca ini sangat menggembiran. Pengakuan ini disampaikan oleh Samsul Anam (42). Warga Desa karangrejo Ujungpangkah Gresik Jawa Timur ini adalah salah satu penerima program Baznas Gresik Berdaya. Samsul Anam mengaku, kadang pulang sampai menjelang Isyak dalam menjajakan pentol daganganya.

“Kalau pagi saya menjajakan di halaman sekolah. Tapi sering juga karena adanya larangan untuk jajan di luar, maka dagangan saya gak terlalu laku. Terpaksa saya jajakan kelililing dan pulang kerumah menjelang Isya. Semoga dengan bantuan rombong dari Baznas Gresik ini, dagangan pentol saya bisa lebih laku. Karena kalau rombongnya terbuat dari aluminium tampak lebih bersih dan sehat” tuturnya.

Rizal Aldimas (22) penerima bantuan yang lain juga menyatakan syukur atas bantuan rombong dari Baznas Gresik.

“Sebelumnya saya hanyalah penjual es tebu sambal jualan pentol. Tapi karena musim hujan, es tebunya nggak laku. Saya hanya menjual pentol menunggu pembeli datang. Hasilnya juga gak seberapa. Setelah mendapat bantuan rombong ini, maka saya bisa menjual pentol dengan berkeliling”. Tandasnya.

Terkait kriteria penerima bantuan Program Baznas Gresik Berdaya, Abdul Munif Ketua Baznas mengatakan, bahwa pihaknya sangat selektif dalam memberi bantuan ini.

“Selain berdasarkan usulan permintaan, kami juga melakukan survey kepada para calon penerima bantuan. Rekomendasi Kepala Desa juga kami butuhkan untuk menguatkan bahwa penerima bantuan adalah orang yang tepat” katanya.

Abdul Munif juga mengatakan bahwa para penerima bantuan ini juga disertakan kaleng sedekah. Maksud disertakannya kaleng sedekah tersebut agar para penerima bantuan juga rajin berzakat.

“Saya berharap mereka dalam mencari rejeki agar tetap ingat sedekah berapapun nilainya. Hal ini penting mengingat masih banyak orang yang lebih kekurangan dibanding kita saat ini. Coba lihat apabila ada anak yang sekiranya tidak mampu. Dibanding teman-temannya yang membeli pentol. Anda tidak pelit pelit untuk mensedekahkan satu atau dua pentol kepada anak tersebut” pinta Munif.

Ketua Baznas Gresik ini juga mengatakan bila nantinya bantuan rombong ini sukses, pihaknya akan menggulirkan bantuan serupa. Tentunya tidak hanya berupa rombong pentol. (Tik)