Tim Gajah Mada Bisa Redam Tawuran

rps20160916_180740_789.jpgKabargresik.com – Agar tak terjadi lagi tawuran antar kampung di Wilayah Kecamatan Duduksampeyan. Kapolres Gresik intensifkan analisa dan evaluasi (Anev) pelaksanaan tugas Tim Gajah Mada Polres Gresik di Wilayah tersebut. Setidaknya ada 100 anggota Polres Gresik yang diturunkan di empat Desa yaituDesa Sumengko, Desa Tebaloan, Desa Sumari dan Desa Duduksampeyan.

 

“Kami intensifkan 100 orang anggota yang tergabung dalam tim Gajah Mada ini pada beberapa hari ini”, ungkap Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan saat memimpin tim anak buahnya dalam memberikan paparan dihadapan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto beserta segenap Forkopimda Gresik dan Ketua MUI Gresik di Ruang Mandala Bakti Praja Jum’at (15/9).

 

Kapolres mengaku, pihaknya sudah mengidentifikasi permasalahan serta pelaku yang memicu tawuran antar desa tersebut. “Masyarakat setempat juga banyak menyampaikan terima kasi kepada jajaran Polres Gresik yang bertindak cepat. Kami juga meminta kepada masyarakat setempat agar melaporkan setiap hal yang mencurigakan. Saudara Kapolsek juga harus selalu turun ke desa dan keliling masuk desa masuk pada gang-gang sempit di desa” tegas Adex yang di jawab “siap” oleh Kapolsek Duduksampeyan.

 

Beberapa permasalahan Kamtibmas yang ditugaskan kepada Tim Gajah mada yaitu menginventarisir permasalahan serta keluhan masyarakat desa di Wilayah Duduksampeyan. Ada tidaknya peredaran narkoba, miras, preman, balap liar. “Silahkan anda laporkan sekalian dokumentasi pendukungnya. Adex Yudiswan juga mengkonfirmasi kepada kasat yang ada dibawahnya terkait temuan dari tim Gajahmada tersebut.

 

Kasat Lantas yang hadir saat itu juga dikonfirmasi terkait adanya keluhan masyarakat yang melaporkan dan mengeluhkan bus yang melalui jalan di Duduksampeyan selalu kebut-kebutan. “Tolong koordinasikan dengan Dishub Gresik untuk memasang rambu pembatasan kecepatan” perintah Kapolres. Kasatlantas Polres Gresik menyatakan siap.

 

Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto, menyambut baik program analisa dan evaluasi (ANEV) yang dilakukan oleh jajaran Polres Gresik ke beberapa Desa di Wilayah Gresik. “Ini kegiatan yang inovatif yang dilakukan oleh Kapolres Gresik bersama anak buahnya. Dalam program yang melibatkan banyak pihak yang tergabung dalam Forpimda Gresik sangat besar manfaatnya bagi masyarakat. Saya hanya bisa menyampaikan terima kasih” ungkap Sambari.

 

Selain Kapolres Gresik yang mendampingi Bupati, tampak Dandim 0817 Gresik Letkol Arm. Hendro Setyadi dan Ketua MUI Gresik KH. Mansyur Shodiq. Tampak juga anggota DPRD Gresik dan para Pejabat Pemkab Gresik ikut hadir pada kegiatan anev tersebut.

 

Sementara koordinator Tim Gajah Mada, AKP Zunaedi melalui kabag Humas Suyono mengatakan. Tentang program anev ini sudah dilaksanakan selama 3 kali. Untuk kali ketiga yang eavaluasinya dilaksanakan saat ini berlangsung di wilayah Kecamatan Duduksampeyan. “Tujuannya menggali potensi permasalahan yang ada di wilayah setempat” jelasnya.

 

Selanjutnya apabila ada permasalahan tentang Kamtibmas, kami beserta Kodim 0817 Gresik akan menindaklanjuti. “Bila permasalahan terkait hal sosial kemasyarakatan dan Pembangunan maka kami rekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Gresik sesuai pokok permasalahannya. Bila masalah kesehatan tentunya Dinas Kesehatan yang memberikan pelayanan” ujar koordinator yang juga Kasat Binmas Polres Gresik. (Tik)

 

Rate this article!
Tags: