250 Tower Seluler di Tertibkan

Pemerintah Kabupaten Gresik, Jatim, bakal menertibkan keberadaan “tower/menara seluler” yang berjumlah 250 unit. Penertiban itu dilakukan dengan menata ulang keberadaan menara, sesuai dengan Permenkominfo No 02/Per/M.Kominfo/3/2008 tentang Penggunaan Menara Bersama Telekomonikasi, kata Kepala Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Najib,
“Ini menyusul keberadaan ‘tower seluler’ di Gresik sudah membeludak, dan ini juga untuk menata, agar Gresik tidak menjadi hutan ‘tower’,” kata Najib usai rapat bersama membahas rencana penataan menara.

Dalam rapat bersama dengan sejumlah operator seluler itu, juga telah diterbitkan Peraturan Bupati No 21 Tahun 2009 tentang Pedoman Pembangunan, dan Penataan Menara Telekomonikasi.

“Aturan perbup itu mengatur prosedur perizinan pendirian ‘tower’, hingga aturan pemasangannya,” katanya menjelaskan.

Penataan “tower” itu dilakukan menggunakan BTS (Base Transceiver Station) yang berfungsi menjembatani perangkat komunikasi pengguna, dengan jaringan menuju jaringan lain. Dari beberapa BTS kemudian dikontrol oleh satu “Base Station Controller” (BSC) yang terhubungkan dengan koneksi “microwave”, ataupun serat optik.

“Jadi, dengan sistem ini pengusaha penyedia menara hanya memasang satu ‘tower’ diperuntukkan untuk banyak pengusaha seluler,” katanya.

Bappeda juga telah mensosialisasikan perbup tersebut kepada perusahaan seluler.

Sementara itu Kepala Dinas Perizinan Gresik, Najikh, mengatakan, maraknya pendirian menara seluler di Gresik, menjadikan pihaknya lebih selektif dalam memberikan izin pendirian menara.

Bahkan, pihaknya tidak bakal mmengeluarkan izin, jika perusahaan seluler bersangkutan tidak mengindahkan aturan yang telah ditetapkan.

Saat ini saja sedikitnya ada 76 unit menara perusahaan seluler yang izin pendiriannya ditunda, lantaran belum memenuhi persyaratan. Penundaan pendirian ini salah satunya untuk menata ulang keberadaan menara di Gresik.

“Persyaratan untuk mendirikan ‘tower’ seluler harus jelas, mulai dari izin perusahaan dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan terakhir Kabupaten,” katanya menegaskan.

Sementara dinas perizinan tidak bakal membongkar menara yang sudah terlanjur berdiri.
(Fachrur Rozi/antara)

About Editor02

Check Also

Kini FB Bisa Berbagi Foto 360 Drajat Lho

kabargresik.com Seperti yang dirilis pada bulan Mei,Facebook saat ini sudah dilengkapi dengan 360 photos pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *