Kasus “Amplop Kampanye” Bola liar Kini Di Bawaslu

Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kecamatan Sidayu telah merampungkan tugasnya untuk melakukan klarifikasi terhadap beberapa saksi terkait dugaan adanya politik uang dalam Pemilu serentak 2020.

Panwaslu Kecamatan Sidayu telah mengundang 6 orang untuk dilakukan klarifikasi terkait dengan perkara yang viral di sosial media terkait video bagi-bagi amplop saat kampanye pasangan nomor urut 1 Qoaim Alif (QA) di Desa Gedangan Kecamatan Sidayu pada Rabo 28 Oktober lalu.

Ketua Panwaslu Kecamatan Sidayu Eti Handayani mengatakan bahwa pihaknya telah mengundang 6 orang untuk dilakukan klarifikasi namun yang hadir cuman 3 orang.
“Kita sudah mengirim 6 undangan kepada pihak-pihak yang dianggap mengetahui namun yang menghadiri undangan klarifikasi cuman 3 orang” jelas Eti usai melaksanakan klarifikasi pada hari terakhir, Selasa petang (3/11/2020).


Panwaslu Kecamatan Sidayu hari ini telah memeriksa 2 warga Gedangan diantaranya berinisial AA dan SA untuk dimintai keterangan terkait dengan adanya dugaan politik uang pada kampanye yang dilakukan oleh pasangan nomor urut 1 QA.

Eti Handayani ketua Panwaslu Kec. Sidayu

Eti menambahkan pihaknya telah melakukan pemanggilan dan menjalankan tugas klarifikasi selama 4 hari..

Panwaslu Kecamatan Sidayu akan membawa hasil klarifikasi atau pemberkasan keterangan informasi awal terkait dugaan politik uang saat kampanye pasangan nomor urut 1 QA di desa Gedangan ke Bawaslu Kab Gresik untuk dilakukan pleno apakah kasus tersebut bisa memenuhi syarat untuk dilanjutkan atau tidak di Gakumdu. (Tik)

About Editor02

Check Also

Akibat Umbar Kontrak Politik Paslon NIAT Dilaporkan Ke Bawaslu

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Gresik Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah banyak mengumbar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *