Ini Cara Hikmat SMK Muda Peringati Hari Pahlawan

SMK Muhammadiyah 2 Gresik mengadakan upacara tabur bunga di Makam Pahlawan Desa Pundut Trate Benjeng (10/11/2020) bersama anggota Koramil Benjeng dalam rangka memperingati hari Pahlawan.

Dipimpin langsung oleh Peltu Imam, kegiatan ini diikuti oleh empat anggota koramil, lima belas siswa anggota Pasmuda dan tiga orang guru SMK Muda Gresik. Diawali dengan pengibaran bendera merah putih di kompleks Taman Makam Pahlawan ini berjalan dengan hikmat. Setelah pengibaran bendera, acara dilanjutkan dengan tabur bunga dan sambutan sekaligus berdoa untuk arwah Pahlawan Kemerdekaan.

Peltu Imam yang merupakan Batituud Koramil Benjeng ini, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan seperti ini merupakan agenda tahunan setiap tanggal 10 November. “Istimewanya, peringatan tahun ini diikuti oleh adik-adik dari SMK Muda Gresik. Mudah-mudahan dengan adanya upacara ini bisa meningkatkan jiwa patriotisme dan kecintaan tanah air pada generasi muda”, ungkapnya.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi makam pejuang kemerdekaan lain di TPU Desa Munggugianti, Benjeng. Dengan prosesi yang sama, upacara yang juga dihadiri oleh anggota keluarga veteran ini juga berlangsung secara hikmat.

Setelah upacara berakhir, kegiatan selanjutnya adalah ramah tamah dengan anggota veteran dan keluarganya. Dalam kegiatan ini, pihak Koramil Benjeng dan SMK Muda Gresik memberikan tali kasih kepada anggota veteran yang hadir. “Pemberian tali kasih ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan jasa para veteran dalam memperjuangkan kemerdekaan negara tercinta ini, semoga dari sedikit yang kami berikan ini bermanfaat dan bisa mengajarkan kepada anak-anak betapa bersyukurnya kita yang hanya bisa menikmati alam kemerdekaan ini, semua tak lepas dari jasa beliau-beliau ini” ujar Yulia Noersanti selaku pembina Pasmuda.

Dalam acara ramah tamah tersebut, Sarjono salah seorang dari veteran bercerita banyak tentang pengalamannya semasa berjuang bersama Tentara Indonesia kala itu. “Pada awalnya, sebelum diangkat jadi tentara saya hanya membantu dalam menyediakan logistik bagi pasukan dan mengantarkan surat atau dokumen rahasia. Setelah berumur 22 tahun akhirnya saya bergabung menjadi Tentara Indonesia”, tuturnya bersemangat.

Tak kalah semangatnya, Samsuri selaku ketua Vepabri Benjeng juga mengungkapkan bagaimana perjuangan para pejuang dalam melawan penjajah di wilayah Benjeng dan sekitarnya di bawah pimpinan Letnan Kolonel Inf. (Purn.) Raden Djarot Soebiantoro yang terkenal itu.
Semua siswa yang hadir dalam ramah tamah tersebut terlihat sangat antusias mendengarkan cerita yang disampaikan saksi hidup perjuangan kemerdekaan itu. “Terus terang baru kali ini saya mendengarkan secara langsung cerita dari pejuang kemerdekaan, lebih nyata dan melengkapi materi Sejarah yang disampaikan oleh guru di kelas”, tutur Rangga Aditya salah satu anggota Pasmuda.

Setelah rangkaian acara tersebut selesai, kegiatan diakhiri dengan berpamitan dengan veteran dan keluarganya. “Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada pihak Koramil Benjeng dan anak-anak dari SMK Muda Gresik atas kunjungannya. Semoga acara seperti ini bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya” pungkas Dwi Kustiyah perwakilan dari keluarga veteran. (Jw/tik)

About Editor02

Check Also

Diberangkatkan Haji Bersama Ibunya Indana Menangis. Ini Kisahnya

Kebahagiaan seseorang akan muncul saat karya atau prestasinya dihargai, hal itu juga berlaku bagi Indana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *