Jabatan Kadinkes Kenapa Dikosongkan Ini Jawaban Gus Yani

Mutasi pejabat dilingkungan Pemkab Gresik menyisahkan tanda tanya, Dari 483 Pejabat. Jabatan Kepala Dinas Kesehatan dibiarkan kosong setelah dr Syaifudin Ghozali digeser menjadi kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Kekosongan pejabat yang mengepalai Dinas Kesehatan ini santer menjadi rasan-rasan wartawan yang meliput mutasi jabatan, Senin (30/8/2021). Apakah kinerja kepala dinas yang lama dr Syaifudin Ghozali buruk. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) memberikan alasan sederhana, bahwa pejabat harus siap mengabdi dimana saja.

“kita harus siap dimana saja untuk mengabdi pada bangsa dan negara, ini menjadi semangat Gresik baru, Insyaallah kita akan melakukan seleksi terbuka untuk jabatan Kadinkes berikutnya” terang Gus Yani singkat usai melantik pejabat baru.

dr Syaifudin Ghozali menjadi Kadinkes era Sambari Qosim menggantikan Kadinkes lama dr Nurul Dholam yang terjerat kasus korupsi 2.4 Miliar pada 2019 lalu.

Sementara itu sejumlah pos yang diisi oleh 18 orang pejabat eselon II berganti posisi. Andhy Hendro Wijaya menjadi staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Darmawan menjabat staf ahli Bupati bidang ekonomi dan social. HT Hermanto Sianturi staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Sosial,

Deretan asisten masing masing Abu Hassan (administrasi Umum), Nadlif (Pemerintahan dan Kesra) dan Gunawan Setijadi (Perekonomian dan Pembangunan). Syaifuddin Ghozali kini menjabat Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak. Nuri Mardiana di definitive menjadi Kepala BPPKAD. Sedangkan Kadis Kepemudaan dan Olahraga dijabat Agustin Halomoan Sinaga.

Sutaji Rudy menjabat Kadis Pariwisata dan kebudayaan. Nanang Setyawan menjabat Kadis Pertanahan dan Tursilowanto Hariogi menjabat Kepala Dinas Perhubungan. Kepala Dinas Kominfo bergeser ke Siti Jaiyaroh dan Budi Raharjo menduduki Kepala Dinas tenaga Kerja. Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan ditempati Mimik Asrukin.

Beberapa pejabat eselon II yang lain yaitu Achmad Washil Miftahul Rachman menjabat Kepala Dinas PUTR, Ida Lailatussa’diyah menjabat Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman. (tik)

About Editor02

Check Also

Covid-19 Melandai Dapur Umum PKK Ditutup

Tingkat resiko kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik mulai melandai seiring dengan menurunnya angka penderita Covid-19. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *