Lurah Kutai Kertanegara Meguru ke Sokorame Gresik

Sebanyak 65 orang Rombongan dari Pemkab Kutai Kertanegara Kalimantan Timur berkunjung ke Gresik, Kamis (14/10). Rombongan yang dipimpin oleh Asisten I Sekda Pemkab Kutai Kertanegara, HM Syamsy Zuhri mengantar 42 Lurah se Kabupaten Kutai Kertanegara untuk orientasi lapangan (OL) ke kelurahan Sukorame Gresik, sebagai Kelurahan Terbaik Tingkat Nasional tahun 2009.

banner 468x60

Sebelum datang ke Lokasi rombongan diterima oleh wakil Bupati Gresik,. Mohammad Qosim, dan Sekda Gresik, Ir. Mohammad Najikh, dan beberapa pejabat lain di ruang Graita Eka Praja kantor Bupati Gresik. Turut hadir menerima Camat Gresik, Indah Sofiana, Mantan Lurah Sukorame, Nurul Puspita Wardani yang telah membawa Kelurahan Sukorame menjadi Juara Kelurahan Nasional. Dan kini dia menjabat sebagai Sekcam Kebomas.

Dalam sambutannya ketua rombongan, Syamsy Zuhri menyampaikan tentang kedatangannya ke Kabupaten Gresik, “kedatangan kami ini untuk mengantar para lurah dalam rangka tugas OL setelah Raker Lurah Se Kabupaten Kutai Kertanegara”. Zuhri juga menyampaikan beberapa data potensi daerah dan geografis. “Kami kira sangat pas saat memilih kelurahan Sukorame Gresik untuk belajar tentang potensi Kelurahan Sukorame sebagai Kelurahan Terbaik Tingkat Nasional tahun 2009” ujarnya.

Beberapa hal disampaikan oleh Wabup, tentang bagai mana Pemkab Gresik memenej Pemerintahan Desa dan Kelurahan.”Kami intens memberikan bimbingan tehnis, minimal setiap tahun. Koor dinasi untuk Kades dan Lurah di Kecamatan kami lakukan setiap saat, baik dengan olahraga bersama setiap hari Jum’at maupun rakor bulanan”. Jelas Qosim.

Diraihnya Prestasi Kelurahan tingkat Nasional tahun 2009 oleh Kelurahan Sukorame karena kelurahan tersebut mampu menggalang partisipasi masyarakat untuk pembangunan. Pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menggerakkan UKM yang ada. “kami berikan contoh, di wilayah tersebut banyak sekali industry rumah tangga yang mampu memberikan konstribusi ekonomi masyarakat”.

Beberapa home industry yang ada disana dan banyak menyerap tenaga para ibu antara lain industri pakaian, industry tas, kerajinan seni lukis damar kurung. Di Industri ini para ibu tidak terikat akan waktu dan tempat. Mereka bisa mengerjakan pekerjaan itu dirumahnya masing masing disaat senggang. Jadi mereka masih bias mengurus rumah tangganya. Disana juga ada industry makanan, aneka mie yang menuplai kebutuhan mie di sekitar Gresik. Industry makanan khas Gresik, pudak, otak-otak bandeng, ayas, jubung .

Kemudian Rombongan 42 Lurah dan Pejabat dari Pemkab Kutai Kertanegara ini langsung mendatangi lokasi di Kelurahan Sukorame Kecamatan Gresik. (sdm/tik)