Menu

Mode Gelap
Tragedi Kanjuruhan Duka Ponpes Mambaul Ihsan Anak Bayuurip Juga Korban Tragedi Kanjuruhan Nelayan Campurejo Meradang BBM Untuk Nelayan Selalu Kosong Gresik Futsal Championship 2022 Akhirnya Digelar Eko Budi Leksono Rektor UMG Meninggal

Olahraga · 17 Des 2016 18:31 WIB ·

40 Kontingen Dari 3 Kabupaten Ramaikan TS Berlian Open 2016


 40 Kontingen Dari 3 Kabupaten Ramaikan TS Berlian Open 2016 Perbesar

Kabargresik.com_Sebanyak 267 peserta yang terbagi dalam 40 kontingen, ikut ambil bagian dalam Sirkuit Pencak Silat Daerah Berlian Open #1 2016 di SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik, Sabtu (17/12/2016). Tak hanya berasal dari Kabupaten Gresik saja, kontingen yang berlaga di kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci ini juga berasal dari Kabupaten Sidoarjo serta Kabupaten Lamongan.

Untuk kriteria pertandingan, kejuaraan yang akan berlangsung hingga Senin, 19 Desember 2016 ini dibedakan menjadi 2 kategori yakni kategori laga dan Seni. Selain itu juga dibedakan berdasarkan kelompok umur yakni usia dini dan remaja.

Kepala sekolah SD Muhammadiyah GKB 2, M. Nor Qomari mengatakan, membengkaknya jumlah peserta membuat panitia penyelenggara tidak bisa memberi uang pembinaan kepada juara dimasing-masing kategori. Sebab kejuaraan yang baru kali pertama ini awalnya hanya menargetkat 150 peserta dari kabupaten Gresik, namun jumlah pesertanya membengkak menjadi 267 peserta.

“Untuk juaranya kita memang tidak menyediakan uang pembinaan. Namun kita hanya akan memberikan trophy dan sertifikat yang akan ditandatangani oleh IPSI dan Dinas Pendidikan,” ujar M Nor Qomari kepada kabargresik.com, Sabtu (17/12/2016).

Sementara itu, Pimpinan Daerah Tapak Suci 025 Gresik, Surya Hadi Saputra berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu sarana memperkenalkan bela diri asli Indonesia kepada generasi muda yang saat ini lebih tertarik dengan olahraga bela diri dari luar.

“Kegiatan ini kita harapkan bisa lebih mengenalkan ciri khas serta pola permainan pencak silat Tapak Suci kepada generasi muda. Sebab saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, banyak remaja yang lebih memilih olahraga bela diri dari luar ketimbang olahraga bela diri asli Indonesia,” terang Surya Hadi Saputra, Sabtu (17/12/2016).

Surya menambahkan, ajang ini juga digunakan sebagai ajang seleksi internal bagi para atlet untuk diikutkan Kejurkab atau kejuaraan Pencak Silat antar perburuan Tapak suci. (Akmal/j1)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tragedi Kanjuruhan Duka Ponpes Mambaul Ihsan

2 Oktober 2022 - 19:49 WIB

Anak Bayuurip Juga Korban Tragedi Kanjuruhan

2 Oktober 2022 - 14:57 WIB

Gresik Futsal Championship 2022 Akhirnya Digelar

19 September 2022 - 17:19 WIB

Program Jaketku Ketua TP PKK Kab Gresik Tuntaskan Pendidikan Anak Putus Sekolah

26 Juli 2022 - 09:39 WIB

Local Dating Online

25 Juli 2022 - 16:13 WIB

Tak bawa Surat Sehat Hewan, Truk Ini Diputar Balik Di Legundi

8 Juli 2022 - 15:38 WIB

Trending di BISNIS