40 Kontingen Dari 3 Kabupaten Ramaikan TS Berlian Open 2016

- Editorial Team

Sabtu, 17 Desember 2016 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com_Sebanyak 267 peserta yang terbagi dalam 40 kontingen, ikut ambil bagian dalam Sirkuit Pencak Silat Daerah Berlian Open #1 2016 di SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik, Sabtu (17/12/2016). Tak hanya berasal dari Kabupaten Gresik saja, kontingen yang berlaga di kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci ini juga berasal dari Kabupaten Sidoarjo serta Kabupaten Lamongan.

Untuk kriteria pertandingan, kejuaraan yang akan berlangsung hingga Senin, 19 Desember 2016 ini dibedakan menjadi 2 kategori yakni kategori laga dan Seni. Selain itu juga dibedakan berdasarkan kelompok umur yakni usia dini dan remaja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala sekolah SD Muhammadiyah GKB 2, M. Nor Qomari mengatakan, membengkaknya jumlah peserta membuat panitia penyelenggara tidak bisa memberi uang pembinaan kepada juara dimasing-masing kategori. Sebab kejuaraan yang baru kali pertama ini awalnya hanya menargetkat 150 peserta dari kabupaten Gresik, namun jumlah pesertanya membengkak menjadi 267 peserta.

Baca Juga :  BNPB Bantu Korban Banjir Di Gresik

“Untuk juaranya kita memang tidak menyediakan uang pembinaan. Namun kita hanya akan memberikan trophy dan sertifikat yang akan ditandatangani oleh IPSI dan Dinas Pendidikan,” ujar M Nor Qomari kepada kabargresik.com, Sabtu (17/12/2016).

Sementara itu, Pimpinan Daerah Tapak Suci 025 Gresik, Surya Hadi Saputra berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu sarana memperkenalkan bela diri asli Indonesia kepada generasi muda yang saat ini lebih tertarik dengan olahraga bela diri dari luar.

Baca Juga :  18 Perguruan Silat Tampil Di pagelaran Indro Delik

“Kegiatan ini kita harapkan bisa lebih mengenalkan ciri khas serta pola permainan pencak silat Tapak Suci kepada generasi muda. Sebab saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, banyak remaja yang lebih memilih olahraga bela diri dari luar ketimbang olahraga bela diri asli Indonesia,” terang Surya Hadi Saputra, Sabtu (17/12/2016).

Surya menambahkan, ajang ini juga digunakan sebagai ajang seleksi internal bagi para atlet untuk diikutkan Kejurkab atau kejuaraan Pencak Silat antar perburuan Tapak suci. (Akmal/j1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
Petrokimia Gresik Raih JATIM SPORT1V 2026
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Kamis, 24 September 2026 - 17:28 WIB

Petrokimia Gresik Raih JATIM SPORT1V 2026

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB