GIRIMU.COM — SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik menyelenggarakan kegiatan Orang Tua Mengajar pada Selasa (13/1/2026). Dimulai pukul 08.00 WIB di kelas IX Istanbul, program ini sebagai bagian dari penguatan kolaborasi sekolah dan keluarga dalam pendidikan karakter siswa.
Kegiatan ini menghadirkan Camat Gresik, Jalesvie Triyatmoko, SS, orang tua dari ananda M. Akthar Tsaqif Fakhrullah. Materi yang disampaikan seputar Kepemimpinan Transformasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemaparannya, Jalesvie Triyatmoko menjelaskan, bahwa kepemimpinan transformasional adalah kepemimpinan yang mampu menginspirasi, menggerakkan perubahan, serta mengembangkan potensi anggota.
“Di tengah perubahan yang cepat, pemimpin harus mampu menginspirasi, menggerakkan perubahan, dan mengembangkan potensi orang-orang di sekitarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepemimpinan tidak identik dengan jabatan, melainkan kemampuan memengaruhi nilai, sikap, dan perilaku secara positif.
“Pemimpin yang baik adalah teladan, komunikatif, terbuka terhadap perubahan, dan peduli pada pengembangan orang lain,” tandasnya.
Ia juga menjelaskan empat komponen utama kepemimpinan transformasional, yaitu keteladanan, motivasi inspiratif, dorongan berpikir kritis dan kreatif, serta perhatian pada kebutuhan individu.
“Setiap orang itu unik, maka pemimpin perlu memahami dan membimbing sesuai potensinya,” katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab. Salah satu siswa kelas IX, Istanbul, Muhammad Zayyan Maulana, menyampaikan kesannya.
“Saya jadi paham, bahwa kepemimpinan dimulai dari diri sendiri, dari disiplin, tanggung jawab, dan sikap yang baik,” ujarnya.
Wali kelas IX Istanbul, Rizky Mutiara Citra Ayuti, SPd, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Materinya sangat relevan untuk penguatan karakter siswa dan memperkaya pembelajaran karena disampaikan langsung oleh praktisi,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kepemimpinan transformasional dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, keluarga, dan masyarakat. (*)
Penulis: Desy Suryani
Post Views: 7












