SD Muwri Gresik: Menanam Karakter di Hari Sejuta Pohon

- Editorial Team

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Jumat pagi itu, 9 Januari 2026, halaman SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (Muwri) Gresik tampak lebih sibuk dari biasanya. Tak ada hanya buku dan pensil di tangan para siswa, melainkan sekop kecil dan bibit tanaman. Sekolah yang baru saja menyabet predikat Adiwiyata Mandiri ini sedang merayakan Hari Satu Juta Pohon dengan cara yang paling purba: menyentuh tanah dan menanam kehidupan.
Bekerja sama dengan PT Arwana Citra Mulia Tbk, hajatan hijau ini bukan sekadar seremoni musiman. Bagi SD Muwri, ini adalah pembuktian atas konsistensi mereka setelah menerima penghargaan tertinggi lingkungan hidup dari Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, November lalu.
Penanggung Jawab Program Adiwiyata SD Muwri, Khoirun Nisak, menegaskan bahwa predikat “Mandiri” yang mereka sandang adalah sebuah beban moral yang harus dihidupi. Ia tak ingin piala tersebut hanya menjadi pajangan di lemari kantor.
“Penghargaan Adiwiyata Mandiri ini bukanlah akhir, tetapi justru menjadi awal tanggung jawab yang lebih besar. Program Adiwiyata di sekolah kita harus terus kita jaga dan dilaksanakan secara konsisten hingga menjadi kebiasaan atau habit dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Khoirun Nisak di sela-sela kegiatan.
Senada dengan itu, Indah Wahyuni dari PT Arwana Citra Mulia Tbk memberikan apresiasinya. Baginya, kolaborasi ini adalah investasi jangka panjang untuk lingkungan dan pendidikan karakter. Ia berharap dampak hijau ini bisa meluap hingga ke masyarakat di luar pagar sekolah.
Keriuhan berpindah ke taman belajar di samping sekolah. Di sana, para siswa bahu-membahu menanam pohon beringin, Afrika, hingga tanaman Adam Eva dan bunga matahari. Tak ada rasa jijik pada tanah; yang ada justru gelak tawa saat jemari mereka memadatkan media tanam.
Aksi ini menegaskan satu hal, di Wringinanom, pendidikan lingkungan tidak diajarkan di atas kertas, melainkan melalui keringat dan kepedulian yang ditanam dalam-dalam ke dalam bumi.

Baca Juga :  Akhirussanah MI 'Laskar Pelangi' Kramat Berlangsung Meriah, Diwarnai Gelak Tawa dan Air Mata


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi MIISMO Raih Juara 2 OLIMPABA 2026
Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol
Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global
2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026
Rayakan Milad ke-31, Mugeb Primary School Hadirkan 10 Dedikator Kepala Sekolah dalam Reuni Penuh Makna
Asah Kreativitas, Siswa Kelas 3 MI Islamiyah Mojopetung Ubah Bentuk Geometri Jadi Bangunan Mini
Raker Bagian Dikdasmen dan PNF PRM Kedanyang, Inilah Hasilnya
Spemdalas Raih Juara 2 Gress of Champions Vol. 2 SMP
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:25 WIB

Siswi MIISMO Raih Juara 2 OLIMPABA 2026

Jumat, 17 April 2026 - 10:24 WIB

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol

Jumat, 17 April 2026 - 01:24 WIB

Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global

Kamis, 16 April 2026 - 16:22 WIB

2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026

Rabu, 15 April 2026 - 22:20 WIB

Asah Kreativitas, Siswa Kelas 3 MI Islamiyah Mojopetung Ubah Bentuk Geometri Jadi Bangunan Mini

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Siswi MIISMO Raih Juara 2 OLIMPABA 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:25 WIB

Muhammadiyah Gresik

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:22 WIB