Jadi Pemuda Kahfi Modern, Siswa Spemdalas Gali Potensi Diri di ‘Ramadan Staycation’

- Editorial Team

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Mentari sore di Kota Batu, Jawa Timur menyambut hangat kehadiran 76 siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik di Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel. Di tengah sejuknya udara pegunungan pada Selasa (24/2/2026), para siswa tidak sekadar datang untuk berlibur, melainkan untuk menyelami kedalaman karakter melalui tema besar: “Learning to Live The Values of Ramadan“.

Sesi pembuka yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB ini menjadi pijakan krusial bagi para peserta. Menghadirkan Ustadz Miftachul Wahid Abdullah, SP, sebagai narasumber, para siswa diajak membedah kisah legendaris Ashabul Kahfi, tujuh pemuda beriman yang kisahnya diabadikan dalam Al-Quran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Ustadz Miftachul membedah fenomena yang kerap menjangkiti pemuda saat ini melalui materi bertajuk “Penyakit Pemuda”. Fenomena dimaksud, mulai dari rasa malas beribadah, enggan belajar, hingga candu media sosial, dan budaya rebahan yang melenakan.

Baca Juga :  Spemdalas Lepas Siswa Kelas IX dalam Program 'Unforgettable Journey' ke Yogyakarta

“Kenapa pemuda itu istimewa?” tanyanya memantik diskusi.

Jawaban pun mengalir dari para siswa: karena pemuda adalah lambang produktivitas (warna hijau). Mereka energik, kreatif, dan berani mengambil risiko. Di sinilah esensi Staycation yang digelar: mengubah mentalitas pasif menjadi sosok agent of change (agen perubahan) yang tangguh.

Empat Pilar Pemuda Ideal
Merujuk pada kisah perjuangan di masa Raja Dikyanus, Ustadz Miftachul menekankan, bahwa pemuda Spemdalas harus memiliki empat profil utama:
Pemuda Beriman: Memiliki keteguhan hati meski di tengah godaan zaman (QS. Al-Kahfi: 14).
Intelektual: Meneladani kegigihan ilmuwan seperti Ibnu Sina dan Al-Khawarizmi.
Organisatoris: Aktif berproses dalam organisasi seperti IPM, Tapak Suci, dan Hizbul Wathan.
Agent of Change: Berani berdiri tegak menyuarakan kebenaran demi masa depan bangsa dan agama.

Suasana semakin hangat saat siswa diminta menuliskan 10 mimpi mereka. Di atas kertas-kertas harapan, terukir cita-cita mulai dari menjadi hafidz (penghafal Al-Quran), CEO, hingga keinginan mulia memberangkatkan orang tua umroh. Pesan yang disampaikan sangat kuat: mimpi itu gratis, maka pilihlah mimpi dengan “harga” yang paling mahal agar memotivasi diri untuk terus bergerak.

Baca Juga :  Pembelajaran ISMUBA dengan Simulasi Persidangan, Tanamkan Toleransi di SMA Muhammadiyah 1 Gresik

Melalui kegiatan ini, Spemdalas ingin memastikan, bahwa Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum mengasah kecerdasan intelektual dan spiritual. Seperti kutipan penutup materi tersebut:

“Kita adalah agen perubahan yang akan mengubah wajah bangsa dan agama. Maka jika bukan hari ini, lalu kapan lagi?”.

Sesi hari pertama ini ditutup dengan keceriaan ice breaking tebak gambar, sebuah cara halus namun efektif untuk melatih ketajaman fokus dan logika berpikir seorang intelektual muda sebelum memasuki rangkaian ibadah malam di bulan suci. (*)

 


Post Views: 2

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gemuruh Perkusi dan Guyuran Air Damkar Warnai Penutupan Fortasi Spemutu
MomenMU di SD Mudri: Siswa Kelas Enam Bertindak, Intip Kesehatan Kuku dan Gigi Teman
Sambut Siswa Baru, Mugeb Primary School Gelar OST Expo, Perkenalkan Beragam Ekstrakurikuler
PR ‘Aisyiyah Banyutengah Buka Milad ke-109 dengan Pawai Ta’aruf, Ribuan Warga Ikuti Semarak Dakwah
Di Spemupat, Temu Kader Lingkungan Muhammadiyah Batch 1 Padukan Edukasi Lingkungan dan Digitalisasi
Melalui Baris-berbaris, Siswa SD Almadany Dilatih Disiplin
Spirit Hijaukan Bumi, Kader Lingkungan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Gresik Rapatkan Saf di Lembah Giri
Penuh Keceriaan, Siswa Baru SD Al Islam Cerme Jelajahi Lingkungan Sekolah di Hari Kedua Fortasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:46 WIB

Gemuruh Perkusi dan Guyuran Air Damkar Warnai Penutupan Fortasi Spemutu

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:45 WIB

MomenMU di SD Mudri: Siswa Kelas Enam Bertindak, Intip Kesehatan Kuku dan Gigi Teman

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:44 WIB

Sambut Siswa Baru, Mugeb Primary School Gelar OST Expo, Perkenalkan Beragam Ekstrakurikuler

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:43 WIB

PR ‘Aisyiyah Banyutengah Buka Milad ke-109 dengan Pawai Ta’aruf, Ribuan Warga Ikuti Semarak Dakwah

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:42 WIB

Di Spemupat, Temu Kader Lingkungan Muhammadiyah Batch 1 Padukan Edukasi Lingkungan dan Digitalisasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Gemuruh Perkusi dan Guyuran Air Damkar Warnai Penutupan Fortasi Spemutu

Jumat, 17 Jul 2026 - 17:46 WIB