Wabup Jadi Inspektur Upacara Hari Santri

- Editorial Team

Sabtu, 22 Oktober 2016 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20161022_101404_940.jpg

Kabargresik.com – Ribuan santri di Kabupaten Gresik melakukan upacara memperingati hari santri yang jatuh pada 22 Oktober 2016 di halaman lapangan desa Suci Kabupaten Gresik.

Wakil Bupati Gresik M. Qosim ikut hadir dan menjadi komandan inspektur upacara peringati hari santri itu. Ia mengemukakan upacara ini sebagai salah satu bentuk sikap menghargai jasa para pahlawan. Banyak para santri saat perang kemerdekaan rela berjuang dengan para kiai melawan penjajah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Santri adalah komponen masyarakat yang memiliki perjuangan sejarah menegakkan kemerdekaan. Santri punyak hak hari santri,” katanya seletah kegitan itu

Moh. Qosim mengatakan sangat mendukung keputusan Presiden soal hari santri. Ia mengingatkan tentang fatwa Resolusi Jihad yang dicetuskan para kiai untuk mengusir penjajah. Dari fakta tersebut, ternyata cukup ampuh menggerakkan para santri, berjuang bersama dengan tentara mengusir para penjajah.

Baca Juga :  Bila Terlapor Dan Pelapor Satu Pusbakum Ini Kejadiannya

“Hari ini 71 tahun lalu, bangsa indonesia mengalami peristiwa yang pelik. Pemicu utamanya adalah resolusi jihad, Resolusi jihad NU adalah perintah lurus, dimana melawan sekutu dan membela tanah air adalah perintah wajib,” kata wabup Gresik

“Hari kita aplikasikan resolusi jihad dengan Jihad melawan radikalisme, yang bertentangan degan pancasila. Kita buktikan Islam yang ramah, bukan Islam marah. Islam yang merangkul bukan Islam yang memukul,” tambahnya

Ia berharap dengan peringatan hari santri ini, semua kalangan bisa memaknai dengan positif. Ia pun juga berharap, para santri bisa mengisi hari santri, dengan menjadi santri lebih baik serta cerdas, dan memahami teknologi informasi. Qosim juga peringati menyampaikan dalam sambutanya, bahaya terhadap narkoba jika para pengguna memakainya.

Baca Juga :  Tutup Tahun Gresik Hingar Musik

Kegiatan upacara itu diikuti para santri baik putra ataupun putri di halaman lapangan suci tersebut, sekitar 3.000 santri. Para santri mengenakan seragam pondok, santri putri mengenakan baju panjang dan rok panjang, sementara santri putra mengenakan seragam khas santri putra berupa baju koko dan sarung.

Peserta upacara terdiri dari, santri pondok Mamba’us Sholihin, Darutaqwa dan pondok-pondok seluruh Gresik yang juga sangat antusias hadiri peringati upacara hari santri tersebut. Upacara berjalan lancar, namun banyak juga peserta putri yang tiba-tiba pingsan dan harus digotong oleh panitia upacara itu. (Aam/k1).

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Tumpeng Raksasa Nasi Krawu Gresik Siap Pecahkan Rekor MURI
Teater KWGe Akan Guncang Festival Tumpeng Nasi Krawu Rekor MURI
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:17 WIB

Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Melalui Baris-berbaris, Siswa SD Almadany Dilatih Disiplin

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:40 WIB