Beli Tanah Teragun Di Bank, MWC NU Tak Bisa Bangun Kantor

- Editorial Team

Senin, 30 Mei 2022 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Majlis Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Manyar, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, harus menunda pembangunan kantornya karena tanah yang akan digunakan sertifikatnya masih tertahan di Bank.

Akhirnya, mereka tak kunjung bisa merealisasikan pembangunan gedung untuk kantor MWC NU di atas lahan seluas 8 X 20 M2, yang telah dibeli dari Moh. Sufyan, warga Manyarejo, Kecamatan Manyar.

Sebab, sertifikat tersebut masih berada di Bank BRI Gresik setelah dijadikan anggunan pemilik tanah saat pinjam uang di bank tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, pinjaman Sufyan di bank sudah siap dilunasi oleh MWC NU Manyar dengan menyiapkan tabungan sebesar Rp 700 juta.

“Kami dibuat kelimpungan oleh para donatur. Sebab, hingga saat ini kantor MWC NU belum bisa dibangun. Mereka setiap hari mempertanyakan kapan kantor dibangun,” ucap Pengurus MWC NU Manyar, Khumaidi Maun kepada wartawan, Senin (30/5/2022).

Baca Juga :  Ajaran Yang Menyesatkan Menjadi Fokus Bahasan Musker Bhatsul Masail PCNU Gresik

Menurutnya, bahwa para penyumbang atau donatur sudah mencapai 150 donatur. Mereka ada yang atas nama pribadi dan lembaga. Donatur yang diberikan mulai Rp 1 juta-200 juta.

“Dari hasil donatur itu dana yang sudah terkumpul mencapai lebih dari Rp 1 miliar,” ungkapnya.

“Uang donatur itu kami belum berani gunakan untuk membangun kantor MWC NU Manyar, sebab tanah yang kami beli dari Moh Sufyan sertifikat belum kami pegang, karena masih Bank BRI Pangsud,” beber mantan Anggota DPRD Gresik ini.

Lebih jauh Khumaidi menyatakan, bahwa M.Sufyan sebelum tanahnya dibeli MWC NU punya pinjaman yang masih Rp 400 juta di Bank BRI Cabang Gresik.

Karena itu, setelah tanah tersebut dibeli MWC NU Manyar, panitia pembangunan gedung Kantor MWC NU Manyar melalui panitia pembangunan A..Suhaili telah menyediakan rekening (tabungan) sebesar Rp 700 juta di Bank BRI Cabang Gresik.

Baca Juga :  PC PMII Dilantik Kritisi SQ

“Tabungan itu dijadikan jaminan untuk mengambil sertifikat. Kami sudah 4 bulan terhitung mulai bulan Februari 2022 berupaya mengambil sertifikat itu. Namun, tak kunjung diberikan,” ungkapnya.

Khumaidi menyatakan, bahwa pihak MWC NU Manyar sudah melakukan berbagai upaya untuk bisa mengambil sertifikat tanah tersebut.

Termasuk minta bantuan Ketua DPRD Gresik, Moh. Abdul Qodir.

“Kami juga telah minta bantuan Ketua DPRD (Abdul Qodir) agar sertifikat itu cepat bisa keluar dari Bank Jatim, sehingga kami segera bisa membangun kantor,” tuturnya.

“Yang menangani sertifikat itu di Bank BRI Jalan Pangsud, Gresik, Pak Bagus, bagian marketing BRI,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Libur Nataru, Makam Wali Kutub Gresik Dipadati Ribuan Peziarah
Mawar dari Jelantah Rayakan Hari Ibu di Gresik
Pelajar Gresik Adu Strategi di Student Chess Championship
Bos PT BRN Tersangka Illegal Logging Mentawai
168 Bonsai Meriahkan Jemur Bonsai Cerme Kidul
Biennale Jatim XI Angkat Isu Hantu Laut di Gresik
Meriah! Lomba Dayung Kapolres Cup 2025 di Gredek
Mayat Gantung Ditemukan di Masjid Yosowilangun
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 00:38 WIB

Libur Nataru, Makam Wali Kutub Gresik Dipadati Ribuan Peziarah

Senin, 22 Desember 2025 - 01:28 WIB

Mawar dari Jelantah Rayakan Hari Ibu di Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 00:16 WIB

Pelajar Gresik Adu Strategi di Student Chess Championship

Senin, 1 Desember 2025 - 21:20 WIB

Bos PT BRN Tersangka Illegal Logging Mentawai

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 15:04 WIB

168 Bonsai Meriahkan Jemur Bonsai Cerme Kidul

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB