Cara PCM Kebomas Makmurkan Kajian, Setting Layanan Plus Plus, Padukan Aspek Rohani-Jasmani

- Editorial Team

Senin, 16 September 2024 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GIRIMU.COM — Ini cara menarik yang dilakukan oleh panitia Kajian Ahad Pagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebomas, Gresik. Ratusan jamaah yang datang tidak saja mendapat siraman rohani lewat tausyiyah yang disampaikan oleh penceramah di dalam Masjid At -Taqwa, mereka juga mendapatkan layanan plus plus yang disiapkan di luar atau di halaman masjid. Apa itu?

Seperti biasa, PCM Kebomas lewat Majelis Tabligh yang berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Ranting dan Pembinaan Masjid, selalu menggelar kajian rutin Ahad Pagi sebulan sekali pada pekan ketiga. Untuk menarik jamaah yang datang tidak hanya dari wilayah Kecamatan Kebomas itu, panitia melayani jamaah dari aspek rohani dan sekaligus jasmani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti saat berlangsung pada Minggu (15/9/2024) pagi, aspek rohani dilakukan berupa kajian yang dilaksanakan di dalam Masjid At-Taqwa Komplek Perguruan Giri, Kebomas dengan menghadirkan KH Dr Imam Syaukani, MA, Ketua Majelis Tarjih Pimpinan Daerah Muhammadiay (PDM) Surabaya sebagai penceramah. Sementara pada aspek jasmani, panitia menyiapkan sarapan pagi bersama di halaman masjid.

Tak hanya itu, panitia juga membuka stan khusus berupa sejumlah meja yang dipenuhi aneka sayur-mayur dalam program Pasar Sayur Gratis. Di Pasar Sayur Gratis inilah, peserta kajian seusai mengikuti kajian dan sarapan bersama, dipersilakan mengambil satu paket sayur yang disiapkan panitia. Tak heran, ratusan paket sayur-mayur pun “ludes”, habis dalam tempo beberapa menit saja. Meski berjubel, jamaah nampak tertib ngantre untuk mendapatkan paket sayur gratis tersebut.

Alhamdulillah, ludes, habis bersih, Pak. Senang bisa melayani jamaah, terutama ibu-ibu. Habis ngaji dan sarapan, jamaah bisa membawa pulang paket sayur, gratis tis,” ujar Subandi Akhyat, yang akrab disapa Kaji Yayak, panitia yang menangani Pasar Sayur Gratis, seuasai kajian.

Baca Juga :  13 Siswa SD Al Islam Cerme Gresik Ikuti Tasmik, Bukti Kesungguhan Menghafal Al-Qur'an

Sementara di dalam masjid, kajian yang disampaikan KH Dr Imam Syaukani, MA, dengan penuh hidmat diikuti oleh ratusan jamaah, baik dari kalangan ibu-ibu maupun bapak-bapak. Kajian Ahad ke-2 di bulan September ini mengambil tema “Mewujudkan Iman dengan Menghidupkan Amalan di Rumah. Kajian diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran dengan merdu oleh Alisa Rahmidiani, siswa kelas 4 SD Muhammadiyah 1 Giri, Kebomas (SD MURI).

Dalam kajiannya, Ustadz Imam Syaukani menyampaikan materi dengan santai dan mudah dipahami oleh jamaah yang memenuhi masjid hingga ke teras dan sebagian halaman. Dikatakan, umur manusia umumnya habis di dua tempat, yakni di rumah dan tempat kerja. Karena itu, setiap Muslim mesti menyadari dan memegang teguh orientasi, bahwa Allah menciptakan manusia itu hanya untuk beribadah.

Karena itu, ia menekankan beberapa hal terkait dua tempat yang sebagian besar menyita waktu manusia selama hidup, yaitu:

  1. Jangan jadikan rumah seperti kuburan, hanya untuk tidur, tetapi jadikan sebagai sarana ibadah secara maksimal. Selama di rumah, tegakkan sebagian sholat, khususnya untuk pria, untuk sholat sunnah dan membaca Al Quran. Jika itu yang dilakukan, insya Allah rumah akan diberkahi oleh Allah.
  2. Jadikan rumah sebagai pusat pelaksanaan infak dan sodaqoh (sedekah), misalkan suami menafkahi istri merupakan infak yang diwajibkan. Allah, tegas Ustadz Imam Syaukani, berjanji akan mengembalikan infak yang dikeluarkan dengan yang lebih baik dan berlipat. “Sementara shodaqoh yang dikeluarkan bisa berupa materi dan non-materi. Misalkan, tersenyum yang ikhlas dan menyenangkan orang lain, itu sedekah. Demikian memberikan uang kepada pengamen itu juga merupakan sedekah. Jadi kalau ada orang ngamen, jangan pura-pura menutup pintu dan kelambu ruang tamu,” ujarnya berpesan.
    Ia juga berpesan agar di rumah disiapkan kotak infak/sedekah dan diisi setiap waktu Subuh secara rutin. Pada periode tertentu, misalnya empat atau enam bulan sekali dibuka lalu disedekahkan kepada orang lain yang membutuhkan. Ingat, katanya, sedekah itu sumber datangnya kekayaan.
  3. Apabila hendak masuk rumah, selalu awali dengan bacaan ‘basmalah’ lalu sampaikan salama kepada penghuni rumah. Jika itu yang dilakukan, setan pun tak akan tinggal di rumah yang bersangkutan dan tidak bisa menikmati makan gratis di rumah tersebut.
  4. Selama di rumah, perbanyak dzikir, sholawat, dan menjaga wudhu. Mau tidur berwudhu dulu, bahkan saat perempuan menstruasi, berwudhulah sebelum makan.
  5. Sementara ketika berada di tempat kerja, niat semua yang dilakukan untuk ibadah kepada Allah SWT.
    Maka di 2 tempat itulah niatkan semua ibadah karena Allah SWT.
Baca Juga :  Moral Pendidikan Kita: Sebuah Potret Retak Warisan KH Ahmad Dahlan di Era Modern

“Sekali lagi, jangan lupa orientasi hidup kita di dunia ini untuk kehidupan akhiran yang kekal. Dengan demikian, jangan lupa tujuan diciptakannya kita ini adalah semata-mata untuk ibadah kepada Allah,” tandasnya. (*)

Kontributor: Wiwik Indrawati/Pristy Novida

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sembilan Hari Jelang Ramadan, SD Almadany Setor Infak Filantropis ke Lazismu Gresik, Kelas VI Ibnu Al-Haytham Juara Pengumpul Terbanyak
Dengan Simulasi PhET, Siswa Spemutu Antusias Ikuti Pembelajaran IPA
Borong Medali Emas, 3 Pendekar Cilik SD Al-Islam Cerme Berjaya di Turnamen Tapak Suci Nasional 2026
Buka Jendela Dunia Lewat Buku, SD Almadany Jalin Kerja Sama dengan Disperpusip Gresik
Usai Senam Pagi, Guru Spemdalas Langsung Nyantap Pecel Berjamaah
Tingkatkan Kualitas Berita, Spemdalas Gelar Pelatihan Jurnalistik
Penuh Kehangatan dan Spirit Persaudaraan, PCM GKB Terima Kunjungan Studi Tiru PCM Blimbing Malang
Upgrading Guru dan Karyawan Smamio Tekankan Fikih dan Akidah Islam
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:21 WIB

Sembilan Hari Jelang Ramadan, SD Almadany Setor Infak Filantropis ke Lazismu Gresik, Kelas VI Ibnu Al-Haytham Juara Pengumpul Terbanyak

Senin, 9 Februari 2026 - 22:20 WIB

Dengan Simulasi PhET, Siswa Spemutu Antusias Ikuti Pembelajaran IPA

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

Borong Medali Emas, 3 Pendekar Cilik SD Al-Islam Cerme Berjaya di Turnamen Tapak Suci Nasional 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 04:18 WIB

Buka Jendela Dunia Lewat Buku, SD Almadany Jalin Kerja Sama dengan Disperpusip Gresik

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:17 WIB

Usai Senam Pagi, Guru Spemdalas Langsung Nyantap Pecel Berjamaah

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Dengan Simulasi PhET, Siswa Spemutu Antusias Ikuti Pembelajaran IPA

Senin, 9 Feb 2026 - 22:20 WIB

komunitas

Sinergi KWGe dan Forkopimda Gresik Rayakan HPN 2026

Senin, 9 Feb 2026 - 20:08 WIB

komunitas

Wartawan Gresik Ziarah Makam Pendiri KWG di HPN 2026

Senin, 9 Feb 2026 - 18:51 WIB

komunitas

KWG Gresik Peringati HPN 2026: Berikan Santunan Yatim

Senin, 9 Feb 2026 - 18:37 WIB