Drama ‘Hilangnya’ Karya Batik yang Berakhir Jadi Juara 3 Tingkat Jatim

- Editorial Team

Senin, 10 November 2025 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Saat dikeluarkannya surat tentang rangkaian kegiatan yang diadakan Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Jawa Timur dalam rangka memperingati Milad ke-28 IGABA, salah satu agendanya adalah lomba membuat design batik IGABA.

Siti Shofiyatul Mahfiroh, SPd, guru Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah 8 Bungah, Gresik, menjadi salah satu peserta lomba tersebut. Saat didaftarkan sebagai peserta, Shofi, sapaan akrabnya, sepertinya tak berharap menjadi juara. Keikutsertaannya diniatkan lebih pada bentuk partisipasi saja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aku gelem melu lomba design batik, tapi gae partisipasi ae, gak mengharap menang,” ujar Shofi.

Merespon yang disampaikan Shofi, dengan enteng Kepala KB Aisyiyah 8 Bungah, Evi Maya Safitri, mengiyakan saja.

Iyo gak popo bu, Shofi Sing penting melu, ono perwakilan teko lembaga,” respon Evi.

Dengan waktu yang cukup dari tanggal pengumpulan, Shofi pun mencari inspirasi dari beberapa batik IGABA lama dan motif baju batik lain, serta dipadukan dengan ikon Jawa Timur dan logo IGABA yang menjadi petunjuk teknis (juknis) lomba.

Awal design, Shofi membuat gambar baju yang dihiasi motif batik. Karena salah dalam memahami juknis lomba, akhirnya shofi membuat design lagi sesuai info terbaru dari panitia. Design batik pun digambar pada kertas karton putih berukuran 40 X 60 cm dan diwarnai menggunakan cat air. Selesai diwarnai, desaign dikirim ke alamat Ilham, selaku juri lomba desaign batik IGABA melalui ekspedisi pada Jumat (24/10/25).

Baca Juga :  Tak Paham Perintah, Pisang Lomba Dimakan Sendiri

Sehari sesudahnya, Sabtu (25/10/25) pukul 20.56 WIB, panitia mengumumkan daftar nama lembaga yang sudah mengumpulkan desaign batik. Di situ tidak tercantum nama KB Aisyiyah 8 Bungah. Padahal, dalam keterangan resi pengiriman karya yang sudah dikirim, sudah sampai pada alamat tujuan pada Sabtu (25/10/25) pukul 10.59.

Evi selaku kepala sekolah pun menginformasikan terkait resi pengiriman tersebut kepada panitia. Beberapa kali ditelit, karya Shofi tetap tak ditemukan. Panitia pun memutuskan untuk tetap mengikuti penilaian, namun dalam bentuk foto.

Saking penasarannya dengan misteri hilangnya hasil karya guru kelahiran 1992 ini, sang kepala sekolah KB Aisyiyah 8 Bungah mengutus Shofi untuk melacak kebenaran ke ekspedisi terkait. Petugas pun melacak dan menginfokan, bahwa paket sudah sampai pada alamat yang benar.

“Tapi mas, kata penerimanya paket saya gak ada di rumahnya,” cerita guru yang berkacamata ini.

Pihak ekspedisi minta waktu untuk mengecek posisi barang itu ke pusat. “Nanti saya cek lagi di pusat ya Bu,. Kalau hari ini tidak ada perubahan, besok datang lagi ke sini ya Bu,” jawab petugas ekspedisi.

“Boleh tidak saya minta nomor kurir yang mengantar. Nanti di rumah biar saya bisa hubungi mas kurirnya sendiri,” pinta Shofi, yang kemudian dipenuhi oleh petugas ekspedisi tersebut.

Sesampainya di rumah, Shofi menghungi kurirnya. Sang kurir memastika, bahwa barang sudah terkirim ke alamat yang dituju.

Baca Juga :  Algoritma, Sidik Jari, dan Krisis Otonomi di Era Digital

“Sudah kok kak,msama Pak Ilhamnya langsung,” jelas kurir ekspedisi.

“Kalau boleh tau ciri-ciri orangnya seperti apa. Biar nanti saya bisa konfirmasi. Karena isinya sangat penting, berupa dokumen untuk lomba dan harus segera dinilai. Mohon bantuannya ya,” pinta Bu Shofi.

Menurut kurir itu, ciri-ciri penerima paket kiriman, orangnya sudah tua, berkaca mata dan berambut putih. Untuk menguatkan, kurir pun menunjukan bukti percakapan dengan Ilham terkait dengan konfirmasi paket.

Dari percakapan itulah Evi melaporkan ke panitia lomba sebagai konfirmasi, bahwa barang paketan berupa karya yang dilombakan sudah terkirim dan diterima dengan baik. Selang beberapa menit, panitia mengabarkan, bahwa karya Shofi telah ditemukan.

Tanggal 28 Oktober 2025 tepatnya pukul 17.56 WIB panitia mengabarkan, bahwa Shofi ditetapkan sebagai juara pertama tingkat kabupaten melalui jaringan seluler. Namun, berita ini masih dirahasiakan, karena karya yang menjadi juara di tingkat kabupaten, otomatis lolos masuk ke tingkat Jawa Timur.

Dan, Sabtu (8/11/25) KB Aisyiyah 8 Bungah pun dikejutkan kembali dengan pengumuman pemenang lomba desaign batik IGABA  Jatim. Dalam pengumuman itu, Siti Shofiyatul Mahfiroh, SPd, meraih juara ke 3 Lomba Desaign Batik IGABA tingkat Jawa Timur (*)

Kontributor: Evi Maya


Post Views: 6

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha di Kramat, Alumni MIALIS Kelola Kurban 3 Sapi
Ryamizard Ryacudu Wafat, Haedar Nashir Berduka
Air Mata Perpisahan, Janji Tak Ada Mantan Guru: MTs Muhammadiyah 7 Pantenan Lepas Angkatan 2025/2026
Daun Jati Pengganti Plastik: Idul Adha ‘Hijau’ Muhammadiyah Dan Aisyiyah Mojopetung Memikat Warga
Sabar Menanti, Panitia Kurban Masjid Al Iman Qonaah Mojosarirejo Gresik Sambut Kehadiran Hewan Qurban hingga Malam
Iduladha di SMK Muhammadiyah 5 Gresik: Meneguhkan Iman, Menguatkan Pengorbanan, dan Menumbuhkan Kepedulian Sosial
Spemdalas Peduli, Salurkan 2 Sapi Kurban kei Mengare
Luar Biasa, Siswa SDMM Muhammad Rafa Raih Nilai 100 TKA 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:30 WIB

Idul Adha di Kramat, Alumni MIALIS Kelola Kurban 3 Sapi

Senin, 1 Juni 2026 - 03:27 WIB

Ryamizard Ryacudu Wafat, Haedar Nashir Berduka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:23 WIB

Air Mata Perpisahan, Janji Tak Ada Mantan Guru: MTs Muhammadiyah 7 Pantenan Lepas Angkatan 2025/2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:22 WIB

Daun Jati Pengganti Plastik: Idul Adha ‘Hijau’ Muhammadiyah Dan Aisyiyah Mojopetung Memikat Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:21 WIB

Sabar Menanti, Panitia Kurban Masjid Al Iman Qonaah Mojosarirejo Gresik Sambut Kehadiran Hewan Qurban hingga Malam

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Idul Adha di Kramat, Alumni MIALIS Kelola Kurban 3 Sapi

Senin, 1 Jun 2026 - 21:30 WIB

10 pejabat Pemkab Gresik Terkaya

PEMERINTAHAN

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Senin, 1 Jun 2026 - 12:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Ryamizard Ryacudu Wafat, Haedar Nashir Berduka

Senin, 1 Jun 2026 - 03:27 WIB

PEMERINTAHAN

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB