Luapan Bengawan Solo Mulai Merendam 2 Kecamatn

- Editorial Team

Jumat, 20 Desember 2013 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Setelah selama seminggu banjir akibat luapan air dari Sungai kali lamong melumpuhkan puluhan desa dan ribuan pemukiman warga di 6 kecamatan di wilayah Gresik Selatan, kini banjir mulai menghantui 2 kecamatan Gresik di wilayah utara.

2 kecamatan Gresik yang menjadi incaran luapan Bengawan Solo tersebut yakni Kecamatan Bungah dan Kecamatan Dukun.

Sejumlah desa dari dua kecamatan tersebut kini mulai tergenang air luapan dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di kecamatan Bungah, luapan air dari Bengawan Solo mulai menggenangi jalan poros Desa diantaranya di Desa Sukorejo, Bedanten dan Sampurnan Bungah.

Baca Juga :  Mahasiswa Galang Bantuan Korban Banjir Kali Lamong

Ketiga desa yang terletak di sepanjang bantaran DAS Bengawan Solo ini, diketahui memiliki sentra industri kecil berupa produksi kerajinan konveksi jilbab, songkok, rebana dan meubeler.

Kini, warga di tiga desa di kecamatan bungah ini mulai khawatir, sebab jalan poros desa yang merupakan jalur aktifitas warga  kini pun sudah terendam air dengan ketinggian selutut orang dewasa, atau sekitar 25 cm.

Sementara itu, salah perajin warga di Desa Bedanten khawatir jika  luapan air Bengawan solo terus naik hingga masuk ke dalam rumahnya

“Wah, kalau banjir masuk ke dalam rumah, ya alamat terpaksa mandek produksi, dulu mas,” kata M. Afif (39), salah satu pengrajin konveksi jilbab di Desa Bedanten, Bungah Gresik.

Baca Juga :  2134 Jamaah Haji Dilepas Simbolis hanya 6 Bis Yang Ikut

Selain itu untuk berjaga-jaga beberapa perajin jilbab tidak berani menambah stok gelondongan kain yang merupakan bahan baku pembuatan jilbab.

Berdasarkan laporan yang dikumpulkan dari Tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Gresik, menyebut bahwa di Kecamatan Dukun, terdapat 2 Desa yang direndam banjir yakni Desa Tirem dan Baron. Walau sudah terendam banjir, MDMC Gresik masih menyatakan status kedua desa masih dalam kondisi aman.(Chidir).

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar
Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar
Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Panceng Gresik 
Angin Puting Beliung Porak-porandakan 2 Rumah di Gresik
Pemotor Meninggal usai Tabrak Truk di Driyorejo Gresik
100 Siswa MI Dalegan Lomba Cari Kerang di Musim Baratan
Dua Petani Balongpanggang Tersambar Petir, Satu Meninggal
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:08 WIB

Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:40 WIB

Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:24 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Panceng Gresik 

Selasa, 23 Desember 2025 - 11:57 WIB

Angin Puting Beliung Porak-porandakan 2 Rumah di Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB