Sisa Galian PGN Perparah Kerusakan Jalan Pantura Gresik

- Editorial Team

Selasa, 10 Januari 2017 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

kabargresik.com – Tak hanya Dumptruk serta kendaraan bertonase besar yang menyebabkan jalan Deandles Manyar rusak parah, sisa galian pipa PGN (Perusahaan Gas Negara) yang berada di tepi jalan pun diduga ikut memperparah rusaknya jalan nasional tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek Perusahaan Gas Negara memperluas jaringan pipa daerah sepanjang 141 KM ruas Gresik-Lamongan, penanaman tersebut di nilai belum profesional dan tidak sesuai standar operasional prosedur.

Menurut Rudi Napitupulu, Kasie Reservasi jalan, BBPJN VIII Jawa timur, mengatakan bahwa proyek galian pipa gas PGN menambah parah jalan Deandles Gresik.
“Pengerjaan proyek PGN tidak profesional, banyak sisa galian dibiarkan saja dan tidak di perbaiki seperti sedia kala” katanya. Selasa (10/1/2017)

Baca Juga :  Ini Beda Aturan Cuti Perppu Cipta Kerja dan UU Ketenagakerjaan

Ia juga mengatakan imbas proyek penggalian PGN yang tak profesional juga membuat jalan bergelombang. “Sisa galian di biarkan saja, dan membuat jalan bergelombang serta berlumpur” tandasnya.

Terdapat berapa titik sisa galian PGN di kecamatan Manyar dibiarkan tanpa ada perbaikan ulang. Tak hanya itu sisa pipa juga tergeletak di tepi jalan Deandles Betoyo.

Rudi juga menambahkan pihaknya akan duduk bersama dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) guna meminta pertanggungjawaban atas jalan Deandles yang rusak parah.
“Kami (Red:BBPJN) akan bertemu perwakilan PGN guna membahas pengembalian jalan seperti semula” ungkap pria asal Medan tersebut.

Baca Juga :  MIND ID Pastikan Divestasi Saham Vale Menguntungkan Indonesia

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PGN, Irwan Andri Atmanto menampik bahwa kerusakan jalan akibat sisa galian pipa PGN.

Seperti di kutip dari detik.com pada (5/1), Irwan menyatakan bahwa dalam setiap pengerjaan proyek pipa gas, PGN mengedepankan profesionalitas.
“Proyek penggalian pipa gas akan diselesaikan tepat waktu dan tanah yang digali segera di kembalikan pada kondisi seperti semula bahkan lebih baik” Ungkap nya kepada Detik.com (5/1/2017). (akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
Berita ini 58 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Berita Terbaru

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB