Syahrul Munir : PSBB Jangan Tutup Akses Ekonomi Antar Desa

- Editorial Team

Kamis, 14 Mei 2020 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir mengunjungi pedagang jajanan takjil di Mojopuro wetan Bungah Gresik.

Para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Mereka sangat dirugikan saat diperlakikan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) diantaranya para pedagang jajanan, warkop, nasi goreng, bongko kopyor, bonggolan, dan pedagang kecil lainnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir saat mengunjungi Pusat Kuliner Jajanan Desa di Desa Mojopuro Wetan, Kecamatan Bungah Gresik mengaku situsi sulit seperti sekarang ini harus saling memahami, tidak boleh meninggikan ego.

“Kalau Perusahaan besar masih bisa recovery dengan tabungannya. Bagaimana dengan nasib Saudara-saudara pedagang kecil kita? Mereka harus berjuang keras setiap hari, karena penghasilannya hanya untuk hari itu juga,” cetus

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, politikus muda yang membidangi perekonomian dan keuangan DPRD Gresik ini menandaskan, pihaknya berharap, perpanjangan PSBB di Gresik jangan sampai menutup jalan akses perdagangan antar desa.

Baca Juga :  Progresnews.id Hadir Ditengah Tsunami Media

“Itu Konyol! Sekarang ini bukan melulu resiko kesehatan, ini udah resiko ekonomi, Bro! Arep riyoyoan gak nyekel duit opo gak cekot-cekot iku untune? Dodolan tetep jalan! Hanya physical distancing sama jaga kebersihan aja beres,” ungkap Ketua AMI (Anak Muda Indonesia) Gresik ini, Kamis (14/5/2020).

Syahrul, anggota dewan termuda ini juga mengajak para kawula muda untuk turut membantu desanya masing-masing agar wabah corona ini segera berakhir. Peran aktif Generasi muda milenial sangat dibutuhkan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Di desa itu ada anggaran jaga keluar masuk desa melalui anggaran DD (Dana Desa) penanganan Covid-19. Tapi masalahnya, ternyata banyak yang gak mau jaga. Ayo rek, ini jaga ibadahe luar biasa. Akses jalur perdagangan desa biar dibuka semua, tapi tetap terjaga,” ajak Syahrul yang dikenal dekat dengan kalangan muda ini.

Baca Juga :  Kini Petani Padi Dapat Asuransi

Syahrul juga menyindir terkait gaji ASN (Aparat Sipil Negara) tidak usah dipotong, karena uang mereka yang akan meningkatkan daya beli, sehingga UMKM tidak kehilangan pelanggannya. Uang bisa berputar pada lapis masyarakat bawah.

“PSBB gak bisa diprediksi kapan marine. Bagi yang pegang duit, ayo, beli Jajanan Pasar! Tumbas nang tanggane dewe-dewe! Mari Kita saling menguatkan. Insya Allah, kita bisa bersama-sama melewati masa sulit ini. Semoga wabah corona segera sirna,” pungkasnya. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Investasi KEK Gresik Tembus Rp113,4 Triliun, Pemerintah Dukung Perluasan Kawasan
Program Lontar Petrokimia Gresik Dongkrak UMKM Afidah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:42 WIB

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB