Ini Alasan Kamu Harus Hapus Hari Ultahmu Di Facebook

ulta.jpgkabargresik.com Sebagian besar orang akan dengan senang hati mempeelihatkan hari ulang tahunnya pada facebook, padahal hari ulang tahun itu sebaiknya tidak kamu tampilkan di facebook.

banner 468x60

Menurut Cifas, lembaga perlindungan pencurian data yang ada di Inggris, orang orang seharusnya berfikir dua kali saat ingin menampilkan hari ulang tahunnya pada facebook, karena hal tersebut dapat memberi petunjuk awal bagi seseorang untuk mencuri data pribadi anda.

Pencurian identitas diri secara online di Inggris meningkat lebih dari 50% pada tahun lalu, tambah Cifas.

Pelaku tindak kejahatan online menjaring data dari sosial media seperti nama, alamat email, nomor telephone dan hari ulang tahun. Mereka lantas menggunakan informasi awal tersebut untuk menggali info lwbih banyak tentang anda.

Cifas menggambarkan pencurian identitas sebagai tindakan yang dapat dilakukan dengan bebas menggunakan identitas curian atau fiksi untuk membuat aplikasi pada product baru atau layanan ataupun untuk membuka akun baru. Para korban umumnya baru menyadari data mereka dicuri setelah menerima tagihan pembayaran.

Namun demikian untuk memuluskan aksinya, para pelaku kejahatan online membutuhkan detail data pribadi, segala hal tentang anda yang biasa kamu bagikan melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Linkeldn.

“Para pelaku pencurian itu oppurtunis,” Simon Dukes, CEO Cifas menulis pada websitenya. “Keberadaan media sosial seperti Facebook, Twitter, Linkeldn atau media sosial lainnya bukan hanya jaringan media sosial online saja namun tempat itu saat ini telah menjadi tempat favorit bagi pencurian identitas online. Kami menyarankan orang orang untuk mengontrol pengaturan privasi dan berpikir dua kali jika ingin membagi sesuatu lewat media sosial.”

Kembali menggunakan cara lama dengan memakai selembar kertas pada sebuah buku untuk mwngingatkan hari ulang tahun, merupakan salah satu cara untuk menghindari pencurian identitas dan mencegah anda agar tidak menjadi korban selanjutnya. (tik)

Tags: