SPBN Campurejo Beroperasi, Nelayan Tak lagi Susah Cari Solar

- Editorial Team

Kamis, 13 Oktober 2022 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan desa campurejo panceng tidak lagi kesulitan mencari solar pasalnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Campurejo resmi beroperasi.

Sebagai rasa syukur, seribu liter solar digratiskan untuk nelayan setempat.

Tak ayal, ribuan nelayan mengaku senang. Mereka bisa mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) solar dengan mudah. Tanpa harus mengantri lama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirut PT Gresik Migas Habibullah mengatakan, operasional SPBN Campurejo sejatinya dilakukan beberapa waktu lalu. Namun, ada sedikit kendala sehingga baru beroperasi hari ini.

Habib sapaan akrabnya menyampaikan, untuk tahun ini hanya mendapatkan kuota 700 KL. Jika dihitung dalam satu tahun, setiap hari mendapatkan kuota 2 ribu KL.

Saat ini pihaknya terus berupaya menarik kuota solar subsidi di SPBU Umum yang dikhususkan untuk nelayan. Sehingga tidak diambil dan tidak disalahgunakan untuk kendaraan lain.

Baca Juga :  Patungnya Dirobohkan Ini Jawaban Abdul Halim

“Sebagai bentuk rasa syukur atas operasinya SPBN, kami memberikan seribu liter secara gratis kepada nelayan setempat. Semoga bermanfaat,” kata Habib.

Saat ini di SPBN sudah ada kuota delapan ribu solar. Kemudian digratiskan kepada nelayan seribu liter. Sisanya untuk memenuhi tiga hari kedepan.

“Sudah kita DO kan, untuk tiap pengiriman 16 KL. Sehingga per satu minggu bisa terpenuhi, tidak ada putusnya,” imbuhnya.

Terkait penerapan harga, lanjut Habib, dirinya mengacu pada harga yang sudah ditetapkan pemerintah, yakni Rp6.800 perliter.

“Sistem pengawasan ada pada UPT Dinas Perikanan dan Kelautan serta Pertamina. Jadi yang boleh membeli hanya nelayan,” pungkasnya.

Sementara Ketua Rukun Nelayan Campurejo, Muzi mengaku senang SPBN akhirnya beroperasi. Meski kuota yang tersedia belum bisa mencukupi kebutuhan nelayan setempat.

Baca Juga :  Peredaran Pupuk Di Gresik Diatur Perbup

“Dalam sehari kebutuhan nelayan mencapai puluhan ribu liter. Sedangkan kuota di SPBN ini hanya dua ribu liter,” katanya.

Pihaknya berharap, Gresik Migas bisa menambah kuota lebih besar. Sehingga, nelayan tidak perlu lagi membeli di SPBU Umum.

“Nelayan disini sangat bersyukur, SPBN sudah beroperasi. Ini sangat membantu kami mendapatkan solar,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gresik, Moh Nahdlilah menyebut, sebenarnya Gresik mendapat kuota solar sebanyak 13 juta liter lebih dalam setahun.

Namun, kuota tersebut tidak jelas peruntukannya. Karena, masih dititipkan di SPBU Umum. Sistem pengawasannya pun sangat sulit. Karena, tidak hanya nelayan yang membeli.

“Kalau ada 5 SPBN berdiri di Gresik dengan kuota 13 juta liter. Kami pastikan kebutuhan solar nelayan tercukupi,” pungkasnya. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Investasi KEK Gresik Tembus Rp113,4 Triliun, Pemerintah Dukung Perluasan Kawasan
Program Lontar Petrokimia Gresik Dongkrak UMKM Afidah
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:42 WIB

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Berita Terbaru