Karyawan New Era Mengadu Ke Dewan

- Editorial Team

Kamis, 14 November 2013 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_Puluhan Karyawan PT. New Era yang beralamatkan Jl. Mayjend Sungkono Kebomas Gresik, mendatangi Gedung DPRD Gresik, Kamis Pagi  (14/11/2013). Tujuan kedatangan karyawan yang notabene merupakan ibu-ibu itu untuk mengadukan kejelasan hak dan nasibnya yang selama ini dirumahkan oleh PT. New Era yang mengakibatkan mereka terkatung-katung.

Bu Har (58) salah satu karyawan yang bekerja di PT. New Era selama 21 tahun, mengungkpakan bahwa ia bersama teman-temannya hanya meminta kejelasan Haknya “Ya kesini mau ngomong sama bapak Dewan kalau kami pengen pensiun dan dapat uang pesangon yang sesuai aturan” tukas Bu Har. 

Baca Juga :  8 Perusahaan Tidak Mampu Bayar UMK

Sementara itu, pengaduan nasib para Karyawan Pabrik yang memproduksi Rubber sandal, tong sandal, dan slipper  ini masih menunggu Komisi D Gresik yang juga sedang melakukan hearing dengan beberapa kasus perburuhan  lain yakni perselisihan antara Karyawan SPBU Banyutami dengan CV. Husen and Son.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengurus Serikat Pekerja dari SPB – KASBI, Abdul hakam, yang nampak mendampingi puluhan Karyawan untuk melakukan Hearing menyatakan bahwa masalah Karyawan PT. New Era Gresik ia meminta perhatian Komisi D terhadap masalah ini  “Ibu-ibu ini dirumahkan dan dibayar upahnya 50 %, aturannya kalau karyawan tidak dipekerjakan yang bukan karena keinganan pekerja maka upahnya 100%”. Ungkap Hakam.

Baca Juga :  Sambari Bersih - Bersih Lagi

Hakam menambahkan bahwa PT. New Era juga membuat pengumuman  yang berisi tawaran kepada pekerja yang ingin mengundurkan diri, “Kita melihatnya, Perusahaan ini bermaksud untuk melakukan PHK tidak mau membayar pesangon yang sesuai aturan” Pungkasnya. (Chidir).

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB