Stop Kekerasan Santri, RMI PWNU Jatim Lakukan Pendampingan Kasus Kediri dan Doa Bersama

- Editorial Team

Sabtu, 2 Maret 2024 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK | NUGres – Kekerasan di lingkungan pondok pesantren menjadi keprihatinan di kalangan Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia atau Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

Ketua RMI PWNU Jawa Timur, KH M. Iffatul Lathoif, menegaskan pihaknya menyatakan keprihatinannya atas kasus kekerasan yang menimpa santri di salah satu pesantren di Kediri. Untuk itu, pihaknya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“RMI PWNU Jatim mengawal pendampingan korban, tersangka dan pesantren sampai suasana kembali kondusif. Dengan mengoptimalkan fungsi Satgas Pesantren Ramah Santri,” tutur Gus Thoif, dalam keterangan kepada media, Sabtu (2/3/2024), di Surabaya.

Gus Thoif, mengimbau kepada seluruh masyarakat santri, terkhusus pondok pesantren di bawah naungan RMI, untuk melakukan doa bersama bagi Bintang Balqis Maulana (14 tahun) yang meninggal dunia diduga akibat penganiayaan di pesantren di Kediri pada 23 Februari 2024.

Eksistensi Pesantren

Pondok pesantren menjadi lembaga pendidikan tertua dan khas di Nusantara dalam mengembangkan dakwah Islam ala Ahlussunnah Waljamaah. Sebagian besar menjadi bagian dari organisasi Islam moderat di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga :  Aktivis NU di Gresik Kompak Rasakan "Plong" Usai Salurkan Hak Pilih

Pendiri NU, Hadratusy Syaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari, adalah pendiri pesantren tua pada akhir abad ke-19. Demikian pula guru para ulama dan kiai pesantren di Nusantara, yakni Syaikhona Muhammad Kholil Al-Bankalany, mempunyai sejarah panjang dalam penerapan pola pendidikan Islam di pesantren.

Dari pesantren lahir para tokoh bangsa dan menjadi pendiri negara. Seperti KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahid Hasyim, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH As’ad Syamsul Arifin, KH Masjkur, dll. Mereka kemudian mendapat anugera Pahlawan Nasional.

Optimalkan Satgas Pesantren Ramah Santri

Dalam kasus kekerasan di Kediri, menjadi pelajaran penting bagi pengelola pondok pesantren untuk melakukan pengawasan yang ketat di antara para santri.

“Ya, terus terang, kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Kami akan terus melakukan koordinasi yang mengaktifkan secara optimal Satgas Pesantren Ramah Santri,” tutur Gus Thoif, dari keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah Mojo Kediri.

Baca Juga :  Dukun Siap Uji Kinerja Ranting NU, Tingkatkan Kualitas Organisasi

Sebelumnya, seorang santri bernama Bintang Balqis Maulana (14 tahun) meninggal diduga akibat penganiayaan di Pondok Pesantren Tartilul Quran (PPTQ) Al Hanifiyyah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Si korban, merupakan adik kelas para pelaku. Korban berasal dari Afdeling Kampunganyar, Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.

Terkait hal itu, pihak pondok pesantren bersama Ketua PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini, didampingi Rais Syuriyah MWCNU Glenmore, KH. Moh. Noer Khotib Thalib menyatakan belasungkawa.

Para tokoh itu pun telah melakukan silaturahmi dan menyatakan prihatin atas kasus yang menimpa Bintang Balqis Maulana, almarhum, kepada keluarga korban.

PCNU Banyuwangi pun melakukan koordinasi dengan lembaga dan badan otonom NU setempat untuk melakukan kepedulian sosial bagi keluarga korban.

Editor: Chidir Amirullah

sumber berita ini dari nugres.or.id

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fatayat NU Gresik Gandeng RS Fathma Medika untuk Program Shine
Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun Mulai Diminati
Santri Alkarimi Gresik Raih Juara 2 Qosidah Nasional
KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah
Pengobatan Gratis Mambaus Sholihin Sasar 700 Warga
600 Kader Fatayat NU Dukun Semarakkan Hari Santri
Maulid Nabi IGTK RA Panceng Ajak Istiqamah dan Berkhidmah
Pelantikan 33 Pimpinan Ranting Fatayat NU Dukun
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:54 WIB

Fatayat NU Gresik Gandeng RS Fathma Medika untuk Program Shine

Senin, 15 Desember 2025 - 10:09 WIB

Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun Mulai Diminati

Senin, 15 Desember 2025 - 09:57 WIB

Santri Alkarimi Gresik Raih Juara 2 Qosidah Nasional

Minggu, 30 November 2025 - 13:30 WIB

KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 00:39 WIB

Pengobatan Gratis Mambaus Sholihin Sasar 700 Warga

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Tak Kuasa Menahan Haru, Teguh Abdillah Akhiri Jabatan di SD Mudri

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:29 WIB