Viral! Wanita Bandung Korban Kekerasan Pacar Asal Gresik, Polisi dan KBPPPA Gresik Turun Tangan

- Editorial Team

Selasa, 21 Januari 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi AI

Foto: Ilustrasi AI

Seorang wanita asal Bandung berinisial AM (20) menjadi perbincangan hangat di media sosial usai mengaku menjadi korban kekerasan fisik dan seksual yang dilakukan oleh pacarnya berinisial AR, warga Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Melalui akun Instagram @a.armilaam, AM membagikan kisah pilunya yang memicu simpati warganet.

Dalam unggahannya, AM menulis, “Kekerasan yang aku alami berupa diseret, ditonjok, diludahi, dipukul, ditendang, dan yang paling parah aku dilempar. Aku harap tidak ada perempuan lain yang mendapatkan perlakuan seperti ini.” Postingan ini telah mendapat ribuan like, ratusan komentar, dan dibagikan banyak kali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain penganiayaan fisik, AM juga mengaku menjadi korban kekerasan seksual. “Awalnya aku mau lapor, tetapi pelaku bisa memanipulasi pikiranku hingga aku luluh,” tambahnya. Ia juga menyampaikan telah melaporkan kasus ini ke Polres Gresik, namun hingga lebih dari seminggu belum ada perkembangan.

Baca Juga :  Hasil Pemeriksaan Forensik Ungkap Luka pada Korban Dugaan Kekerasan di Gresik

Tanggapan KBPPPA Kabupaten Gresik

Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik melalui Kepala Dinas, Titik Ernawati, membenarkan bahwa AM pernah melaporkan kasus tersebut. “Korban melapor pada 13 November 2024. Saat itu, ia mengeluh nyeri dada akibat penganiayaan yang dilakukan oleh pacarnya,” ungkap Titik.

Setelah melapor, korban dibawa ke IGD RSUD Ibnu Sina untuk mendapatkan pemeriksaan medis. “Kami juga menawarkan korban untuk tinggal di shelter atau rumah aman, tetapi ia menolak dan memilih kembali ke kos,” tambahnya.

Baca Juga :  Klinik Annahdlah Dukun Gelar Pemeriksaan Rutin Prolanis dan Pap Smear

Meski sempat mendapat pendampingan, AM akhirnya meninggalkan shelter pada 15 November 2024 dengan alasan pekerjaan dan pindah ke Kediri. “Kami sudah memberikan pendampingan medis dan konseling psikologis. Kami juga merekomendasikan korban untuk berkonsultasi dengan psikiater,” jelas Titik.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasus ini masih terus diselidiki oleh Polres Gresik. Sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengungkap fakta-fakta terkait dugaan kekerasan yang dialami AM. Pihak kepolisian bekerja sama dengan Dinas KBPPPA guna memastikan korban mendapatkan perlindungan dan keadilan.

Titik berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap kekerasan dalam hubungan. “Semoga korban bisa pulih secara fisik dan mental, serta mendapatkan keadilan atas apa yang dialaminya,” pungkasnya.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang
Mawar dari Jelantah Rayakan Hari Ibu di Gresik
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
24 Kasus Pidana Di Gresik Melibatkan Anak
10 Bulan 11 Orang Bunuh Diri di Gresik 2025: Sebuah Laporan Investigasi
Mikroplastik Ditemukan di Urin dan Air Ketuban Ibu Hamil Di Gresik
Kasus Nikah Dini Anak di Gresik Turun, Satgas SIGAP Dibentuk
Gresik Luncurkan Desa Migran EMAS Pertama di Jatim
Berita ini 293 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:01 WIB

Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang

Senin, 22 Desember 2025 - 01:28 WIB

Mawar dari Jelantah Rayakan Hari Ibu di Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 15:17 WIB

18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025

Kamis, 6 November 2025 - 17:21 WIB

24 Kasus Pidana Di Gresik Melibatkan Anak

Kamis, 30 Oktober 2025 - 21:18 WIB

10 Bulan 11 Orang Bunuh Diri di Gresik 2025: Sebuah Laporan Investigasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB