GIRIMU.COM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik di awal tahun 2026 ini. Zahira Nabatin Syatta, siswa kelas 9E, berhasil meraih Juara 1 di ajang Gresik Climbing Series 2026, kompetisi panjat tebing yang diikuti atlet-atlet muda berbakat dari berbagai daerah.
Ichwan Arif, SS, MHum, Waka Kesiswaan Spemdalas menyampaikan rasa syukurnya atas capaian anak didiknya ini. Ia berharap, sukses yang diraih Zahira pada Sabtu, 3 Januari 2026 itu, menjadi pelecut semangat teman-temannya untuk berprestasi di bidang masing-masing, sesuai kompetensi yang dimiliki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, dengan semangat dan kesungguhan, dia berhasil meraih prestasi yang diimpikan, jadi juara 1,” katanya, Kamis (8/1/2026).
Ia sampaikan, sukses yang diraih Zahira merupakan hasil dari kedisiplinan ketika latihan. Jadwal latihan yang rutin dilakoninya mulai sore sampai malam. Bahkan waktu liburan semester ganjil pun harus dikorbankan untuk berlatih. Dan, kerja keras Zahira membuahkan hasil gemilang dengan meraih juara 1.
“Selamat untuk Mbak Zahira. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi SMP Muhammadiyah 12 GKB, khususnya kelas 9E. Semoga dapat memotivasi siswa lain untuk terus berprestasi dan berani mengembangkan potensi di berbagai bidang,” harapnya.
Sementara Zahira, saat ditemui secara terpisah tak bisa menyembunyikan kegembiraan dan kebahagiaannya terkait prestasi yang diraihnya. Ia mengungkapkan, bahwa awalnya ia mengikuti latihan rutin seperti biasa, hingga kemudian mendapatkan arahan dari pelatihnya untuk mengikuti ajang Gresik Climbing Series 2026.
“Alhamdulillah, saya senang bisa membanggakan orang tua, sekolah, dan klub,” ungkapnya.
Dikatakan, saat persiapan mengikuti latihan, pelatih menyarankan agar Zahira mengikuti lomba tersebut. Setelah itu ia berlatih keras setiap hari dari pukul 09.00 sampai 11.00, lalu istirahat dan latihan lagi pukul 15.00 sampai 17.00. Pada sesi latihan tersebut, ia mengaku diberi waktu untuk mencapai target yang diberikan oleh pelatih. Ia menambahkan, latihannya tidak hanya menuntut kekuatan fisik, tetapi juga ketahanan mental dan fokus. Dalam setiap sesi latihan, ditargetkan menyelesaikan jalur tertentu sesuai standar yang ditetapkan pelatih. Hal tersebut melatih kedisiplinan, konsistensi, serta kemampuan mengatur strategi saat memanjat.
“Selama masa persiapan hingga pelaksanaan lomba, saya juga harus menjaga komitmen dan tanggung jawab,” tandasnya. (*)
Kontributor: Ria Rizaniyah
Post Views: 3












