Dengan Simulasi PhET, Siswa Spemutu Antusias Ikuti Pembelajaran IPA

- Editorial Team

Senin, 9 Februari 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas 9C SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) berlangsung berbeda dan menyenangkan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (9/2/2026) ini bertempat di Laboratorium Komputer 1 Spemutu, dengan menghadirkan guru tamu, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Nurul Ilmiyah.

Materi yang dipelajari pada kegiatan ini adalah listrik, dengan memanfaatkan media simulasi PhET yang dipadukan dengan diferensiasi instruksi melalui Lembar Kerja (LK). PhET (Physics Education Technology) merupakan media pembelajaran interaktif berbasis simulasi virtual yang memungkinkan siswa melakukan eksperimen sains secara digital dengan mengubah berbagai variabel dan mengamati hasilnya secara langsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Urusan Kurikulum Spemutu, Tri Wahyuningsih, menyampaikan, bahwa pembelajaran dengan simulasi PhET memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Menurutnya, media ini sangat membantu siswa dalam memahami konsep listrik yang selama ini dianggap sulit dan berisiko jika dilakukan secara langsung menggunakan alat nyata.

Baca Juga :  Ketika Ketua PDS SD Almadany Jadi Teladan bagi Kawan-kawannya

“Dengan PhET, siswa bisa belajar melalui percobaan tanpa rasa takut. Mereka bebas mencoba, salah, lalu memperbaiki kembali. Ini sangat baik untuk melatih keberanian, ketelitian, dan pola pikir ilmiah siswa,” jelasnya seraya menambahkan, bahwa pembelajaran berbasis teknologi seperti ini sejalan dengan upaya sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, aman, dan menyenangkan.

Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Fachri Tsaqif dan Arya Mizanny nampak kompak mengikuti setiap instruksi dalam LK. Keduanya aktif berdiskusi, mencoba berbagai kemungkinan rangkaian, dan memperhatikan setiap perubahan yang muncul pada simulasi.

Fachri mengungkapkan, pembelajaran IPA kali ini terasa jauh lebih menarik dibandingkan pembelajaran biasa. Ia merasa lebih mudah memahami konsep arus listrik dan rangkaian karena dapat melihat langsung dampak dari setiap sambungan kabel.

“Kalau salah menyambungkan kabel, langsung kelihatan akibatnya. Jadi kami tahu kesalahannya di mana dan bisa memperbaiki. Belajarnya jadi lebih berani dan tidak takut mencoba,” ujarnya.

Baca Juga :  Siswa MTs Muhammadiyah 7 Pantenan Belajar Praktik Menanam Jagung, Kenalkan Pentingnya Ketahanan Pangan

Sementara Arya Mizanny menyampaikan, bahwa penggunaan simulasi PhET membuat pembelajaran terasa seperti bermain sambil belajar. Menurutnya, efek visual yang muncul saat terjadi kesalahan rangkaian, seperti api atau ledakan kecil, justru membuat siswa semakin fokus dan penasaran.

“Tadi seru sekali. Saat kabel salah disambung muncul api, jadi kami langsung tahu itu tidak benar. Dari situ jadi lebih paham rangkaian yang aman dan sesuai,” katanya dengan penuh antusias.

Melalui pembelajaran ini, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman konsep listrik secara teori, tetapi juga pengalaman praktik melalui simulasi digital. Kegiatan tersebut menjadi contoh penerapan pembelajaran interaktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa, sekaligus mendorong penguatan literasi sains dan keterampilan berpikir kritis di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. (*)

Kontributor: Beny Syah


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Adu Penalti Dramatis, MTs Muhammadiyah 1 Dukun Tumbangkan AFH FC Solokuro Lamongan
Halal Bihalal – Sejarah Politik
Pada Waktunya, Semua Akan Muhammadiyah
Tutup Ramadan dengan Manfaat, Lazismu Salurkan Ribuan Paket di Gresik
Khutbah Jumat 1 Syawal 1447 H di Masjid At-Taqwa Giri: Lindungi Generasi Emas dari Jeratan Gadget dan Aplikasi Sosmed
Pesan Khatib Di Cerme: Jaga Hati Usai Ramadan
AI Memang Pandai Merangkai Kata, Tapi Tak Bisa Menggantikan Silaturahim
6.000 Jamaah Padati Salat Id di Lapangan Dukun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:29 WIB

Lewat Adu Penalti Dramatis, MTs Muhammadiyah 1 Dukun Tumbangkan AFH FC Solokuro Lamongan

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:24 WIB

Halal Bihalal – Sejarah Politik

Senin, 23 Maret 2026 - 06:14 WIB

Tutup Ramadan dengan Manfaat, Lazismu Salurkan Ribuan Paket di Gresik

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:13 WIB

Khutbah Jumat 1 Syawal 1447 H di Masjid At-Taqwa Giri: Lindungi Generasi Emas dari Jeratan Gadget dan Aplikasi Sosmed

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:12 WIB

Pesan Khatib Di Cerme: Jaga Hati Usai Ramadan

Berita Terbaru

Peristiwa

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Sabtu, 28 Mar 2026 - 14:47 WIB

Muhammadiyah Gresik

Halal Bihalal – Sejarah Politik

Jumat, 27 Mar 2026 - 00:24 WIB

Keluarga besar UPT SDN 94 Gresik dan TK DWP Balongtunjung gelar halalbihalal unik berbusana hitam di Balongtunjung, tekankan nilai toleransi.

PENDIDIKAN

Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal

Kamis, 26 Mar 2026 - 22:13 WIB

Muhammad Syahrul Munir ketua DPRD Gresik (foto montase AI/kabargresik.com)

komunitas

Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri

Rabu, 25 Mar 2026 - 22:23 WIB