Zulkifli Hasan Ungkap Strategi Swasembada Pangan di UMG

- Editorial Team

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menjadi pusat perhatian nasional setelah sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas” di Hall Sang Pencerah, Rabu (28/1).

Dalam acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, hadir sebagai pembicara utama. Ia memaparkan visi besar pemerintah dalam membangun kedaulatan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.

Di hadapan ratusan peserta, Menko Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya kemandirian pangan. Menurutnya, Indonesia harus berdaulat dan tidak boleh lagi bergantung pada pasokan pangan luar negeri demi menjaga eksistensi bangsa di tengah ketidakpastian global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu fokus utama pemerintah adalah penguatan ekonomi desa. Menko Zulkifli Hasan menekankan rencana pembentukan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) di seluruh penjuru negeri sebagai pilar utama ketahanan pangan.

Baca Juga :  Kali Lamong Meluap, Ratusan Rumah di Tujuh Desa di Gresik Terendam Banjir

Keberhasilan program ini didorong oleh reformasi sistem subsidi pupuk. Sistem subsidi kini beralih dari model cost plus menjadi market to market. Efisiensi anggaran subsidi sebesar Rp44 triliun memungkinkan pemerintah menurunkan harga pupuk hingga 20%.

Dana sisa efisiensi tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pangan, termasuk rencana pembangunan tujuh pabrik pupuk baru dalam lima tahun ke depan.

Sektor perikanan dan peternakan juga mendapat perhatian serius. Menko mengungkapkan rencana pembangunan 2.000 kampung nelayan tahun ini dengan total anggaran mencapai Rp44,5 triliun. Program ini bertujuan memastikan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Baca Juga :  Prof. Khoirul Anwar Dilantik sebagai Rektor UMG, Targetkan 10 Guru Besar dan Kolaborasi Luas

Selain itu, pemerintah berkomitmen memanfaatkan lahan sitaan negara seluas 4 juta hektare untuk dikelola oleh UMKM dan masyarakat. Pemerintah juga memberikan kesempatan bagi koperasi untuk mengelola tambang melalui sistem bagi hasil dengan negara, demi pemerataan ekonomi yang sesuai dengan semangat Pancasila.

Menanggapi visi pemerintah, Rektor UMG Prof. Khoirul Anwar menegaskan kesiapan perguruan tinggi Muhammadiyah untuk berkolaborasi. UMG siap mengelola hutan tidak produktif menjadi lahan budidaya tebu bersertifikat.

“Dengan target perluasan lahan gula nasional hingga 5 juta ton, UMG berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan,” ujar Prof. Khoirul Anwar.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:39 WIB

Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler

Senin, 1 Juni 2026 - 18:19 WIB

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB