Berkas Korupsi Sapi Belum Dipelajari

- Editorial Team

Selasa, 8 Maret 2016 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ berkas dan barang bukti hasil penggeledahan di Kantor Desa Sumput, rumah Kepala Desa (Kades) Sumput Sutaji dan rumah penerima hibah anggaran pendapatan dan belanja nasional (APBN) tahun 2011 sebesar Rp 350 juta untuk pembelian sapi bagi gabungan kelompok tani (Gapoktan) belum dilakukan pemeriksaan oleh Tim dari Kejari Gresik.

“Kebetulan Kasi Pidsus dan Kajari dari Bali, pasti menyiapkan perayaan Hari Raya Nyepi. Kami saling menghormati tapi tidak mengurangi proses penyelidikan kasus dugaan korupsi dana hibah pembelian sapi dari dana APBN,” kata Kasi Intelijen Kejari Gresik Luthcas Rohman, Selasa (8/3/2016).

Luthcas menambahkan bahwa, berkas-berkas yang berhasil ditemukan saat penggeledahan yaitu bukti pembelian dan laporan dana hibah tersebut. “Tapi belum dipelajari secara menyeluruh. Tapi bukti-bukti yang ditemukan terkait laporan dana hibah dan bukti-bukti kuitansi,” imbuhnya.

Dari kasus dugaan korupsi tersebut, Kejari Gresik telah memeriksa beberapa saksi yang menerima hibah sapi. Termasuk mantan Kades Sumput Kajawi juga sudah diperiksa. Tapi dari pemeriksaan saksi-saksi Kejari belum menetapkan tersangka.

Selama penggeledahan, Sapi-sapi tersebut masih ada tapi tim Kejari Gresik masih mendalami dari laporan dan bukti-bukti yang telah ditemukan. “Sapi-sapinya masih ada. Kita pelajari berkas dan data-data laporannya,” katanya.

Baca Juga :  Curi Motor di Menganti, Pemuda Sidoarjo Ditangkap Polisi

Pengumpulan barang bukti dugaan korupsi dana hibah sapi dari APBN 2011 sebesar Rp 350 juta untuk Gapoktan telah dilaporkan warga Desa Sumput Sendiri sejak Juni 2015.

Sebelumnya tim Kejari Gresik dari  Kasi Pidana Khusus (Pidsus) dan Kasi Intelijen Kejari Gresik telah menggeledah Kantor Kades Sumput, rumah Kades Sumput dan penerima dana hibah APBN 2011 sebesar Rp 350 juta untuk pembelian ternak sapi bagi gabungan kelompok tani (Gapoktan). (Tik/K1).

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota
Rumah Terduga Pelaku Pembacokan Dibakar Massa, Satreskrim Polres Gresik Ringkus Saifuddin di Paciran
Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka
Pencuri Pakaian Dalam Ditangkap Resmob Gresik
Tujuh Remaja Diduga Gangster Kecelakaan di Driyorejo
10 Bulan 11 Orang Bunuh Diri di Gresik 2025: Sebuah Laporan Investigasi
Pertalite Dalam Krisis Oktober 2025
Pria Driyorejo Gresik Ditemukan Tewas Gantung Diri
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 13:39 WIB

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:48 WIB

Rumah Terduga Pelaku Pembacokan Dibakar Massa, Satreskrim Polres Gresik Ringkus Saifuddin di Paciran

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:36 WIB

Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka

Selasa, 25 November 2025 - 20:18 WIB

Pencuri Pakaian Dalam Ditangkap Resmob Gresik

Sabtu, 1 November 2025 - 16:57 WIB

Tujuh Remaja Diduga Gangster Kecelakaan di Driyorejo

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB

Muhammadiyah Gresik

Tak Kuasa Menahan Haru, Teguh Abdillah Akhiri Jabatan di SD Mudri

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:29 WIB