Perusak Pasar Sumurber Hari Ini Disidang

- Editorial Team

Kamis, 4 Agustus 2016 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20160804_171651_793.jpgKabargresik.com – Sidang perkara pengerusakan pasar Desa Sumurber dengan terdakwa Drs. Abdul Kafi Rozi (61) Warga Dusun Kaliwot RT 19 RW 07 Desa Bungah Kecamatan Bungah dan Terdakwa Abdul Fadhol, Spd (52) warga Desa Sumurber Kecamatan Panceng, mulai di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Kamis (04/08).

 

JPU Thesar Yudi Prasetya dan Freddy Dwi Prasetyo Wahyu dari Kejaksaan Negeri Gresik mendakwa kedua terdakwa dengan pasal 170 ayat (1) KUHP karena dinilai telah melakukan tindak pidana dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Perbutan tersebut dilakukan bermula pada tanggal 09 Mei 2013 dirumah saksi Musa di desa Sumurber, Panceng. Secara lisan saksi Muntajiah memberikan tanah 1/4 bagian selatan yang berbatas dengan gang Desa kepada Saksi Muslihatin yang tidak lain adalah adik Kandung Muntajiah. Lalu tanah tersebut oleh Muslihatin didirikan bangunan pasar dengan menghabiskan material Rp. 25 juta. Total pembanguna pasar yang dikekuarkan sebesar Rp. 66 juta.

Baca Juga :  Banjir Kali Lamong Kembali Rendam Ratusan Rumah di Gresik Selatan

 

Lebih lanjut diuraikan dalam dakwaan, setelah 2 tahun bangunan pasar berdiri, saksi Muntajiah mengirimkan surat pengaduan pada Kades, itu dilakukan berkali-kali. Akan tetapi surat pengaduan tersebut tidak pernah di hiraukan, sehinnga saksi Muntajiah mengancam akan menerbitkannya sendiri.

 

“Saksi Muntajiah akhirnya meyerahkan bangunan pasar tersebut kepada adik kandungnya sendiri yakni terdakwa Drs.Abdul Kafi. Oleh terdakwa bersama dengan Abdul Fadhol merobohkan pasar dengan menggunakan tali tampar yang dan ditarik oleh saksi Masykur,Hadi, khabib, Nur Ali, Hadi, Rois, Naf’an Fanani, Khahim, Sutikno, Nonok, Muslan dan Mufroti. Mereka dibayar masing-masing 100 ribu dari uang pribadi tersakwa Drs. Abdul Kahfi,” tegas Jaksa Prasetyo saat membacaman dakwaan.

Baca Juga :  Warga Sumurber Panceng Sukses Kembangkan Kebun Durian di Lahan Dataran Rendah

 

Sidang dengan Majelis Hakim yang diketuai Lia Herawati akhirnya ditunda minggu depan dengan agenda eksepsi dari tim kuasa hukum kedua terdakwa.

 

Terpisah, Kuasa hukum terdakwa Yanto dari Kantor hukum Fajar Trilaksana dan rekan menyatakan bahwa Dakwan jaksa terkesan dipaksakan dan sumir. Dalam perkara ini ada upaya kriminalisasi pada kedua terdakwa.

 

“Kami akan mempelajari dakwaan jaksa yang terkesan dipaksakan. Legal Standing pelapor juga akan kita dalami. Apakah palpor berkah melaporkan perkara ini atau tidak, mengingat tanah yang dibangun pasar tersersebut milik saksi Muntajiah, ” Tegas Yanto. (Kim)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Two Factor Authentication στο Money Train 4 Slot για την Ελλάδα
Symbole Wild i Mnożniki – Instruktaż Gracza Tower Rush Game Poland
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Planerade Utvecklingsväg: Tower Rush Games Förbindelse till Sverige
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Berita ini 86 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:07 WIB

Symbole Wild i Mnożniki – Instruktaż Gracza Tower Rush Game Poland

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Planerade Utvecklingsväg: Tower Rush Games Förbindelse till Sverige

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB