Petro Raih Business Innovation Award

- Editorial Team

Jumat, 26 Agustus 2016 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.comrps20160826_203424_741.jpg – PT Petrokimia Gresik (PG) meraih penghargaan Social Business Innovation Award 2016 kategori Fertilizer Industry untuk Program Pemberdayaan Usaha Tani dari majalah Warta Ekonomi di Jakarta, Kamis malam (25/8). Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh founder Warta Ekonomi Fadel Muhammad, yang diterima oleh Manajer Humas PG Yusuf Wibisono, serta disaksikan oleh Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi Muhammad Ihsan dan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup.

 

Penghargaan ini merupakan hasil riset Warta Ekonomi Intelligence Unit yang memantau berbagai perusahaan di Indonesia, baik milik pemerintah maupun swasta. Pemantauan dilakukan terhadap perusahaan yang memiliki inovasi-inovasi program sosial, serta patuh terhadap peraturan pemerintah terkait isu lingkungan antara lain Proper, Index Sustainable and Responsible Investment Keanekaragaman Hayati (Indeks SRI Kehati), dan Industri Hijau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh pelaku industri untuk memprioritaskan kegiatan sosial dan lingkungan yang mempunyai dampak luas (multiply effects). Sehingga hasilnya benar-benar dapat terlihat dan dirasakan oleh masyarakat luas.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Jatim-Jateng Sudah Mulai Panen Beras

 

“Kami mendorong kepada pelaku industri agar seluruh kegiatan terkait sosial dan lingkungan dimuat dengan baik di dalam Sustainability Report setiap tahunnya. Karena laporan ini sangat diperhatikan oleh pelaku industri dan pasar,” ujar Menperin RI Airlangga Hartarto.

 

Adapun bentuk perhatian tersebut terlihat dalam hasil riset Nielsen Global Survey of CSR (2014), yang menyebutkan bahwa konsumen bersedia membayar lebih atas barang dan jasa dari perusahaan yang peduli terhadap isu sosial dan lingkungan.

 

Sementara itu, Direktur Utama PG Nugroho Christijanto menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pihak luar terhadap komitmen perusahaan dalam menerapkan inovasi sosial guna menyelaraskan perkembangan bisnis dengan kemajuan masyarakat.

 

“Kami memang berkomitmen agar masyarakat, mulai dari konsumen kami, petani, dan juga masyarakat sekitar perusahaan, bisa maju selaras dengan perkembangan perusahaan,” ujar Dirut PG Nugroho Christijanto.

Baca Juga :  Home Stay Lestari Digrebek Bupati

 

Lebih lanjut Dirut PG, Nugroho Christijanto menjelaskan bahwa trend pertumbuhan industri di Indonesia yang terus meningkat, memiliki sejumlah dampak. Adapun dampak positifnya adalah bahwa pertumbuhan industri turut berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Namun tak dapat dipungkiri bahwa industri juga menimbulkan dampak lain di bidang lingkungan dan sosial.

 

Oleh karena itu, Dirut PG Nugroho Christijanto menyatakan bahwa penerapan program terkait isu sosial dan lingkungan, utamanya yang memiliki dampak luas kepada masyarakat, merupakan investasi sosial yang telah terbukti berkontribusi positif terhadap kinerja perusahaan.

“Untuk itu kami akan terus berinovasi dalam pelaksanaan program sosial kemasyarakatan dan kepedulian terhadap lingkungan guna mendukung keberlangsungan industri dalam jangka panjang, tambah Dirut PG Nugroho Christijanto. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Berita Terbaru

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB