Jalan Berdebu, Pasien ISPA Meningkat

- Editorial Team

Kamis, 2 Maret 2017 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Akibat jalan berdebu yang berada di Jalan pantura kecamatan Manyar, kabupaten Gresik tiga bulan terakhir.  Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) mulai menyerang masyarakat yang berada disekitar lokasi jalan bekas jeglongan sewu itu.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti pengakuan Mudzakir (56), Warga Sembayat, Kecamatan Manyar itu mengeluhkan penyakit ISPA yang diderita sejak satu bulan yang lalu. tak hanya dia, penyakit yang menyerang pernapasan itu juga menular hingga kedelapan anggota keluarganya. ‘’sejak banyaknya debu berterbangan, saya dan anggota keluarga terkena ISPA, mulai dari batuk, pilek hingga dada sakit’’ katanya sembari mengeluhkan batuk-batuk yang ia derita.  Kamis (02/03/2017)

Baca Juga :  Liestiadi Sebut Timnya Kalah Kualitas Dari MU

 

Menurut data dari Puskesmas Sembayat, Kecamatan Manyar jumlah pasien ISPA yang melakukan pengobatan sejak tiga bulan lalu terhitung sejak bulan Desember 2016 hingga Pebruari 2017 berjumlah 725 pasien.

 

‘’memang, banyak masyarakat yang mengeluhkan ISPA. selain kondisi cuaca, debu juga berpotensi memperparah penyakit infeksi saluran pernapasan’’ kata dr.Miza, Poli umum Puskesmas Sembayat, Manyar.

 

Penyakit ISPA merupakan suatu penyakit yang menyebabkan penderita tidak bisa bernafas dengan baik. Infeksi yang menyerang bagian pernapasan itu menyerang mulai dari hidung tenggorokan hingga paru-paru.

Baca Juga :  Lawan Persija Babak Pertama Mampu Imbang

 

Sementara itu, Kepala bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Gresik, dr. Ummi ketika dihubungi melelui telepon mengatakan menghirup debu terlalu sering akan menyebabkan penyakit PPOK hingga penyakit paru obstruktif kronis’’ kata dia.

 

Perlu diketahui, jalan nasional yang menghubungkan Gresik-Tuban itu rusak parah, ketika hujan berlumpur dan ketika cuaca panas, debu berterbangan sehingga menggangu pengguna jalan maupun masyarakat sekitar jalan tersebut. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
Petrokimia Gresik Raih JATIM SPORT1V 2026
Misi Membalikkan Sejarah di Yogyakarta: Perjalanan Panjang Gresik Phonska Plus Menuju Grand Final Proliga 2026
Samator Libas Garuda Jaya 3-0, Naik ke Peringkat Tiga Proliga 2026
Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Incar Sapu Bersih Putaran 1
Tendangan Penalti: Sejarah Hukuman yang Mengubah Wajah Sepak Bola
Gresik Phonska Plus Perkenalkan Skuad Proliga 2026
Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Ambles Akibat Tergerus Air Hujan
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Kamis, 24 September 2026 - 17:28 WIB

Petrokimia Gresik Raih JATIM SPORT1V 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 14:05 WIB

Misi Membalikkan Sejarah di Yogyakarta: Perjalanan Panjang Gresik Phonska Plus Menuju Grand Final Proliga 2026

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:07 WIB

Samator Libas Garuda Jaya 3-0, Naik ke Peringkat Tiga Proliga 2026

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:47 WIB

Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Incar Sapu Bersih Putaran 1

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB