Agama Harus Dijalankan Dengan Pemahaman Mendalam dan Penuh Kearifan

- Editorial Team

Selasa, 29 Oktober 2024 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Hendar Riyadi MAg

CIREBONMU.COM, Bandung – Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Hendar Riyadi MAg menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kearifan dalam menjalankan agama—seraya mengutip pemikiran Nuruddin Muhammad Hasan Itr.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, agama ibarat sebuah kendaraan yang hanya dapat dijalankan dengan baik oleh orang-orang yang ahli dan memiliki kebijaksanaan. Tanpa adanya kearifan, kata Hendar, perjalanan agama bisa terganggu dan bahkan membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya.

“Saat ini banyak orang yang menjalankan agama tanpa pemahaman yang mendalam, sehingga tindakan mereka terkadang “senggol sana-senggol sini,” tidak terkendali, bahkan sering kali terkesan arogan,” ujar Hendar saat membuka seminar ”Living Al-Quran: Kajian Tafsir Al-Quran dan Problematika Dakwah Islamiyah di Barat” yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Jumat (25/10/2024).

Baca Juga : Kuliah di UM Bandung, Bukan Sekadar Menimba Ilmu tapi Berproses Bangun Peradaban

Baca Juga :  Sambut Ramadan 1447 H, PCM Wringinanom Gelar Aneka Lomba Religi

Sebagai perbandingan, Hendar menyebutkan contoh dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, yang mengajarkan agama dengan cara memainkan biola—merujuk kepada film ”Sang Pencerah”. Dalam film tersebut, biola yang dimainkan oleh orang yang ahli menghasilkan suara merdu dan menenangkan, sedangkan ketika dimainkan oleh orang yang tidak terampil, suaranya justru mengganggu.

Agama Harus Dijalankan Dengan Pemahaman Mendalam dan Penuh Kearifan CirebonMU
Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Hendar Riyadi MAg

”Demikian juga dengan agama. Hanya mereka yang memiliki pemahaman dan kebijaksanaan yang akan membawa agama menjadi sesuatu yang indah dan menenangkan,” kata Hendar. Di samping itu, Hendar juga menyoroti pentingnya kajian agama di kalangan akademisi dan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa di lingkungan perguruan tinggi, khususnya UM Bandung, kajian keagamaan dan riset ilmiah menjadi keharusan.

Hal ini bukan hanya untuk mempelajari pengetahuan yang ada, melainkan demi menciptakan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi masyarakat. ”Universitas berperan penting dalam mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan pemahaman baru yang diperoleh melalui riset terbaru dan kajian mendalam,” tegas Hendar.

Baca Juga :  Outbond Ceria SD Muwri Asah Kemandirian Siswa

Baca Juga : Gelar Wisuda Ke-6, UM Bandung Cetak Technopreneur Berkarakter Islami dan Menginspirasi

Lebih lanjut, Hendar menjelaskan bahwa kajian tafsir Al-Quran kini semakin berkembang. Ia menyebutkan beberapa ulama kontemporer seperti Quraish Shihab, Buya Hamka, dan Abdullah Saeed yang sering kali menjadi rujukan kajian tafsir di Indonesia. Perkembangan bidang ilmu tafsir ini memungkinkan umat Islam untuk memahami Al-Quran dengan cara yang lebih relevan sesuai dengan perkembangan zaman.

Pada kesempatan itu, Hendar juga mengapresiasi forum kajian yang dihadiri oleh para akademisi dan mahasiswa karena menghadirkan berbagai narasumber yang kredibel dalam ilmu keislaman. ”Kegiatan semacam ini adalah bentuk nyata dari pengembangan ilmu pengetahuan, yang sangat penting untuk terus dikembangkan dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya di lingkungan universitas,” pungkas Hendar. (YN/FA)

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Generasi Qurani dan Berprestasi, Smamio Gelar Munaqosyah Tahfidz
Refreshing SD Almadany ke Jatim Park: Penuh Keakraban dan Membahagiakan
Ribuan Tawa di Wagos: Kak Bimo, Sang Penakluk Rekor, Guncang Panggung Festival ABA
Spemdalas Borong Juara Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional
Faraidh, Bukti Kesempurnaan Syariat Islam
Gelombang Prestasi Dhirgam: Dari Jayapura, Kini Taklukkan Kolam Gresik
Dari Gugup ke Podium Nasional: Alesha Spemdalas Guncang Muhammadiyah Games 2026
Ketika “Anak Sehat” Dapat Wejangan Disiplin dari Penegak Hukum
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:54 WIB

Bentuk Generasi Qurani dan Berprestasi, Smamio Gelar Munaqosyah Tahfidz

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:52 WIB

Refreshing SD Almadany ke Jatim Park: Penuh Keakraban dan Membahagiakan

Senin, 18 Mei 2026 - 23:51 WIB

Ribuan Tawa di Wagos: Kak Bimo, Sang Penakluk Rekor, Guncang Panggung Festival ABA

Senin, 18 Mei 2026 - 14:50 WIB

Spemdalas Borong Juara Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:48 WIB

Gelombang Prestasi Dhirgam: Dari Jayapura, Kini Taklukkan Kolam Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Bentuk Generasi Qurani dan Berprestasi, Smamio Gelar Munaqosyah Tahfidz

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:54 WIB

Muhammadiyah Gresik

Refreshing SD Almadany ke Jatim Park: Penuh Keakraban dan Membahagiakan

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:52 WIB

BISNIS

InJourney Sediakan 2.088 Tiket Gratis Dukung Mudik

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:27 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spemdalas Borong Juara Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 14:50 WIB