Banjir Surut Trima Kasih Muhammadiyah

- Editorial Team

Minggu, 14 Februari 2016 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_  Banjir yang melanda  Gresik selatan menjadi perhatian khusus oleh Muhammadiyah, melalui Majelis Lingkungan Hidup dan Penagulangan Bencana (MLHPB) Jawa Timur  berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Crntre  (MDMC) dan  bersinergi dengan BPBD Kab Gresik melakukan penanganan banjir, mulai observasi ,evakuasi hingga  pertolongan pasca banjir.

Daerah terakhir yang menjadi medan penanganan bencana adalah desa Bambe  kecamatan Driyorejo, di kecamatan Driyorejo banjir hingga mencapai ketinggain 1 meter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai Kamis (11/2/)  pukul 23.00 WIB   MDMC mendirikan posko bencana banjir   di  gedung serbaguna desa Bambe.

Ada sekitar 18 relawan MDMC turun untuk membantu mengevakuasi korban banjir,  yang terdiri dari 2 dokter, 4 perawat 1 asisten apoteker dan 12 relawan dari unsur ortom Muhammadiyah yaitu , pemuda muhammdiyah, IPM, dan juga lazismu.

Baca Juga :  Gresik Trip Gelar Malam Peduli Ucok Supandi

Menurut koordinator Lapangan MDMC Gresik Muzayyin, masing-masing relawan mempunyai tugas dan fungsi masing-masing.

“Kami mempunyai beberapa posko diantaranya posko kesehatan, posko logistic umum & posko dapur umum yang bekerjasama dengan BPBD Gresik dan lazizmu sebagai pemasok logistic dapur umum.” jelas Muzayyin.

MDMC mendirikan posko dapur umum di desa Bambe karena jumlah korban banjir mencapai 85 KK dan 290 jiwa dan harus dievakuasi ke posko penampungan korban bencana.

Selain itu masih banyak warga yang tidak mau di evakuasi karena dengan beberpa alasan mereka,  maka warga yang tidak mau evakuasi oleh MDMC dlakukan jemput bola dengan mengirim makanan di rumah masing-masing.

MDMC juga nelakukan pengobatan gratis kepada korban banjir. Kegiatan ini dimulai  12 – hingga 13  Februari yang dibagi menjadi 3 titik dusun yaitu Sarirejo, Nggambar dan Bambe dimulai pukul 07.00  – 13.00 wib dengan total  236 pasien. Rata – rata pasien terdiagnosa penyakit kulit dan diare.

Baca Juga :  Kasus Pencurian Alat Konstruksi Di Desa Glatik Berakhir Damai melalui Restorative Justice

Seorang pasien Wiwin (45) warga Banbe yang telah didiagnosa penyakit gatal-gatal berterima kasih kepada tim MDMC yang melakukan penanganan korban banjir dengan sabar telaten.

“Trima kasih kami telah dibantu dan diobati,” ujar Wiwin usai mendapatkan obat dari tenaga medis di posko kesehatan.

MDMC merupakan organ taktis Muhammadiyah untuk penanggulangan bencana di Indonesia. Disetiap kabupatem Muhammadiyah mempunyai tim MDMC yang selalu on call untuk penanganan bancana (Tik/K2)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB