Belajar Memimpin dari Hati, Pesan Kepala Smamio di ‘Future Leader Camp’ IPM

- Editorial Team

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Udara sejuk Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026), menjadi saksi lahirnya semangat baru para kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio). Di tengah suasana Future Leader Camp, para peserta larut dalam sebuah sesi reflektif bersama Kepala Smamio, Ulyatun Nikmah, MPd, yang hadir bukan sekadar sebagai pemateri, tetapi sebagai teladan kepemimpinan.

Dengan gaya penyampaian yang hangat dan mengalir, Ulyatun mengajak peserta memahami perbedaan mendasar antara pemimpin dan pimpinan. Menurutnya, pimpinan bisa lahir dari jabatan, tetapi pemimpin tumbuh dari kepercayaan, keteladanan, dan kemampuan menggerakkan orang lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memimpin bukan tentang posisi, tapi tentang proses,” tuturnya, membuka diskusi yang langsung menyentuh kesadaran peserta.

Ia kemudian mengulas proses membentuk kemampuan memimpin program. Itu proses yang tidak instan, melainkan ditempa melalui pengalaman, kegagalan, evaluasi, dan keberanian mengambil tanggung jawab. Dari sinilah, lanjutnya, seorang pemimpin belajar memahami dinamika tim dan tujuan bersama.

Baca Juga :  Profil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu'ti Yang Juga Sekum Muhammadiyah

Dalam sesi tersebut, Ulyatun menekankan empat pilar kepemimpinan yang harus dimiliki setiap kader. Pertama, visi, sebagai arah dan cita-cita yang jelas. Kedua, SDM (orang), karena pemimpin sejati mampu merangkul dan menguatkan timnya. Ketiga, strategi, yakni kecakapan merancang langkah untuk mencapai tujuan. Keempat, integritas, sebagai fondasi moral yang menjaga pemimpin tetap lurus dalam setiap keputusan.

Tak kalah pentingnya, ia mengingatkan tentang kekompakan dalam berorganisasi. Menurutnya, organisasi yang kuat bukan yang bebas perbedaan, tetapi yang mampu menyatukan perbedaan menjadi kekuatan.

“Dalam kepemimpinan, kita tidak dituntut untuk sempurna, tapi untuk saling menyempurnakan,” ujarnya.

Keteladanan kepemimpinan paling ideal, lanjut Ulyatun, tecermin pada sosok Nabi Muhammad SAW. Ia adalah pemimpin yang utuh dengan sifat shidiq, tabligh, amanah, dan fathona, yakni jujur, komunikatif, dapat dipercaya, dan cerdas. Nilai-nilai inilah yang relevan sepanjang zaman dan layak diteladani oleh para pemimpin muda.

Ia juga menyinggung realitas kepemimpinan yang tak selalu mudah. “Setiap pemimpin pasti ada yang suka dan tidak suka,” pesannya lugas.

Baca Juga :  Peringati Hari Kemerdekaan ke-80 RI, SD Al Islam Cerme Gelar Lomba Adzan

Namun, hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berkarya. Justru di situlah seorang pemimpin diuji untuk tetap memberikan kontribusi terbaik bagi umat dan organisasi.

Untuk menguatkan pesannya, Ulyatun mengaitkan konsep kepemimpinan dengan nilai Al-Quran. Ia menyebut kandungan Surat An-Nisa ayat 48 sebagai pengingat pentingnya menjaga keikhlasan dan tanggung jawab moral, serta Surat Al-Ahzab ayat 21 yang menegaskan Rasulullah sebagai teladan terbaik dalam kehidupan, termasuk dalam memimpin.

Sesi tersebut ditutup dengan suasana hening penuh refleksi. Para peserta Future Leader Camp IPM Smamio tak hanya membawa pulang catatan materi, tetapi juga kesadaran baru, bahwa kepemimpinan adalah perjalanan panjang untuk memberi manfaat, menebar nilai, dan mengabdi dengan sepenuh hati. (*)

Kontributor: Fitri Dewi Sundari


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Akidah dan Kepercayaan Muhammadiyah, Guru MTs Muhammadiyah 1 Dukun Ikuti Pengajian Ramadan
Siap Jalani Monitoring Setahun, 5 Kepala AUM Driyorejo Terima Buku RTL Baitul Arqom 1447 H
Tutup Darul Arqom dengan Bermalam, Siswa SD Al Islam Perhalus Hati dan Perkuat Empati
Gemilang Ramadan 2026, IPM Smamio Diteguhkan sebagai Agen Perubahan Berkemajuan
Komisarise: Gusti Allah – Girimu
Perkuat Iman dan Kemandirian, Murid SD Mudri Bermalam di Pondok Pesantren Al Fattah
Becak Rodhane Telu – Girimu
Teladani Jejak Rasul, Kelas IX Spemdalas Dalami Sirah Nabawi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 05:15 WIB

Tingkatkan Akidah dan Kepercayaan Muhammadiyah, Guru MTs Muhammadiyah 1 Dukun Ikuti Pengajian Ramadan

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:14 WIB

Siap Jalani Monitoring Setahun, 5 Kepala AUM Driyorejo Terima Buku RTL Baitul Arqom 1447 H

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:13 WIB

Tutup Darul Arqom dengan Bermalam, Siswa SD Al Islam Perhalus Hati dan Perkuat Empati

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:13 WIB

Gemilang Ramadan 2026, IPM Smamio Diteguhkan sebagai Agen Perubahan Berkemajuan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:12 WIB

Komisarise: Gusti Allah – Girimu

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Komisarise: Gusti Allah – Girimu

Sabtu, 28 Feb 2026 - 17:12 WIB