GIRIMU.COM — Suasana sejuk Villa Santai Syariah, Kota Batu, Jawa Timur, pada Selasa (13/1/2026) menjadi awal perjalanan para kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik dalam kegiatan Future Leader Camp. Di tempat yang jauh dari hiruk pikuk sekolah, para peserta diajak berhenti sejenak, merenung, belajar, dan menata arah kepemimpinan masa depan.
Kegiatan ini diawali dengan materi inspiratif dari Muhammad Jaabir Danadyaksa, pelajar berprestasi Smamio, mantan Ketua IPM Smamio periode 2024–2025, sekaligus sosok yang masuk dalam 100 Ketua OSIS Terbaik Nasional. Kehadirannya bukan hanya sebagai pemateri pembuka, tetapi sebagai gambaran nyata, bahwa kepemimpinan pelajar dapat tumbuh kuat dan berdampak luas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan gaya penyampaian yang santai namun penuh makna, Jaabir mengajak peserta memahami esensi kepemimpinan yang selaras dengan nama kegiatan: Future Leader Camp. Menurutnya, yang membedakan seorang pemimpin dengan pelajar lainnya bukan sekadar kecerdasan atau jabatan, melainkan sesuatu yang lebih dalam: HATI.
“HATI adalah fondasi pemimpin masa depan,” ungkap Jaabir, membuka materi yang langsung menyentuh kesadaran peserta.
Ia kemudian mengurai makna HATI satu per satu. Huruf H dimaknai sebagai Harapan. Seorang pemimpin harus mampu menumbuhkan optimisme dan keyakinan, baik untuk dirinya sendiri maupun orang-orang di sekitarnya. Pemimpin hadir membawa arah dan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Huruf A berarti Apresiasi. Jaabir menekankan, bahwa pemimpin sejati tidak berdiri sendiri. Ia mampu menghargai setiap usaha tim, sekecil apa pun, karena dari apresiasi itulah tumbuh semangat dan loyalitas. Selanjutnya T adalah Telinga. Pemimpin bukan yang paling banyak bicara, tetapi yang paling siap mendengar. Mendengar pendapat, kritik, dan saran menjadi kunci membangun organisasi yang sehat dan inklusif. Dan huruf terakhir, I, adalah Inisiatif. Pemimpin tidak menunggu keadaan, melainkan berani melangkah lebih dulu. Ia peka terhadap masalah dan siap mengambil peran sebagai penggerak perubahan.
Melalui materi tersebut, Jaabir menegaskan tujuan utama sesi ini, yakni menanamkan kesadaran kepada kader IPM, bahwa mereka adalah pemimpin, bukan lagi sekadar pelajar biasa. Dengan kesadaran itu, mereka diharapkan mampu menjadi contoh bagi teman-temannya, baik dalam proses pembelajaran di sekolah maupun dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Materi pembuka ini menjadi fondasi kuat bagi rangkaian Future Leader Camp IPM Smamio. Di tengah suasana tenang Kota Batu, para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak becermin, menyadari potensi diri dan tanggung jawab kepemimpinan yang melekat pada setiap langkah mereka. Dari Villa Santai Syariah, pada Selasa yang penuh makna itu, semangat kepemimpinan mulai tumbuh. Berawal dari HATI, para kader IPM Smamio bersiap melangkah menuju masa depan sebagai pemimpin yang memberi teladan dan membawa perubahan. (*)
Kontributor: Khinanjar Widiartama
Post Views: 3












