GIRIMU.COM — Siswa kelas 4, 5, dan 6 MI Muhammadiyah 4 Wotan (MI Mudip4t) Panceng, Gresik melakukan pembelajaran di luar kelas melalui kegiatan factory tour ke PT Amerta Indah Otsuka pada Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini didampingi oleh guru kelas dan guru mata pelajaran.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan sesi pengarahan di halaman sekolah. Pihak sekolah memberikan pemahaman serta nasihat kepada para siswa mengenai etika yang harus dijaga selama melakukan kunjungan ke area pabrik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Syaiful Uddin, SPdI, Kepala MI Mudip4t, mengungkapkan, bahwa Factory tour ini bertujuan menambah wawasan dan pengalaman nyata, seperti mengenal proses pembuatan produk dari bahan baku sampai menjadi barang jadi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan sikap kritis.
”Ini kegiatan perdana ya, berbeda dengan tahun kemarin. Tahun kemarin melakukan outing class berupa nonton bersama di biosokop film bertema keluarga,” tuturnya.
Sesuai dengan rundown acara, perjalanan dimulai dari Lembah Pendewa sebagai kegiatan hiburan, kemudian rombongan bertolak ke PT Amerta Indah Otsuka pada pukul 11.00 WIB, dan diakhiri dengan kunjungan ke masjid Cheng Ho.
Setibanya di PT Amerta Indah Otsuka, kehadiran para siswa mendapat sambutan hangat dari pihak manajemen perusahaan tersebut. Dalam sesi kunjungan, rombongan diajak untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan pemilahan sampah. Masing-masing peserta telah membawa botol Pocari Sweat dari rumah yang kemudian dipilah dengan cara membuang botol, tutup botol, dan label kemasan ke tempat sampah sesuai jenisnya.
Rombongan kemudian diarahkan ke auditoriuim untuk mendapatkan suguhan informasi mengenai sejarah perusahaan, produk-produk yang dikeluarkan, dan manfaat dari setiap produknya. Antusiasme siswa semakin memuncak saat memasuki sesi tanya jawab. Beberapa siswa melontarkan pertanyaan, mulai dari apakah Pocari Sweat aman dikonsumsi anak-anak, efek jika terlalu banyak minum Pocari Sweat, hingga apakah Pocari Sweat mengandung bahan pengawet.
Momen yang paling ditunggu-tunggu adalah factory tour. Melalui kaca pembatas, siswa dan guru menyaksikan langsung dapur produksi Pocari Sweat yang sangat modern. Rombongan tampak terpukau melihat mesin berteknologi tinggi yang bekerja secara singkron dan sistematis.
”Sama sekali tidak ada pekerja ya di proses produksi,” ujar Asrifah, SAg, dengan nada takjub. Keluar dari pabrik Pocari Sweat, masing-masing peserta kunjungan mendapat bingkisan berisi Soyjoy, Fibe Mini, dan Oronamin C.
Tak hanya melihat produksi Pocari Sweat, rombongan juga diajak memasuki pabrik Soyjoy. Pada saat kunjungan, mesin produksi sedang dalam proses maintenance, sehingga siswa belum dapat menyaksikan proses produksi secara langsung. Namun demikian, setelah melihat mesin pembuatan Soyjoy, rombongan diarahkan ke auditorium untuk menyaksikan tayangan animasi menarik yang menjelaskan kandungan kedelai serta proses pembuatan Soyjoy.
Kegiatan factory tour ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga memperkaya pengetahuan para murid mengenai teknologi dan proses produksi di pabrik. (*)
Kontributor: Firdayani Ariza
Post Views: 11












