Fatwa MUI + SE Diknas Tak Digubris Penjual Pernik Valentine Laris Manis

- Editorial Team

Senin, 13 Februari 2017 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Fatwah MUI Gresik dan himbauan Dinas Pendidikan Gresik tentang larangan merayakan hari valentine yang jatuh tiap tanggal 14 Pebruari, berbanding terbalik dengan omset penjualan bunga dan pernak-pernik valentine yang naik tajam jelang hari kasih sayang tersebut.

Seperti salah satu toko bunga dan pernak-pernik valentine milik Supriyandi yang berada di Jalan Sunan Giri Nomor 173, ia mengaku jelang hari valentine justru kebanjiran orderan. “Sejak Februari awal mulai banyak pemesanan” ungkapnya, Senin (13/02/2017).

Lebih lanjut Supriyandi mengatakan momen hari valentine justru omset penjualan bunga mencapai angka 30 juta rupiah. “Omset naik berlipat-lipat jelang valentine” lanjutnya.

Dari pantauan Reporter Kabargresik.com toko penjualan pernak pernik valentine yang berada di kabupaten Gresik, seperti yang berada di Jalan Sunan Giri di serbu kawula muda.

Sementara itu Majelis Ulama’ Indonesia Gresik (MUI) telah mengambil sikap bahwa merayakan hari valentine hukumnya haram. “Merayakan valentine hukumnya Haram” Tegas KH. Mansoer Ketika sesi jumpa Pers bersama wartawan selepas bertemu Kapolres Gresik.

Baca Juga :  Kacang Nepo: Produk Unggulan Desa Nepo yang Makin Mendunia

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik (Dispendik), Mahin telah mengeluarkan surat edaran nomor 800/209/403.53/2017 terkait himbauan kepada pelajar agar tidak merayakan hari valentine pada 14 Februari mendatang. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB