Iduladha di SMK Muhammadiyah 5 Gresik: Meneguhkan Iman, Menguatkan Pengorbanan, dan Menumbuhkan Kepedulian Sosial

- Editorial Team

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com — Warga SMK Muhammadiyah 5 Gresik bersama masyarakat sekitar melaksanakan Salat Iduladha 1447 H dengan penuh khidmat di halaman Masjid SMK Muhammadiyah 5 Gresik. Aksi religi tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus memperdalam makna ibadah kurban dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam khutbahnya, Muh. Amri Mukhtafirin, SPd, MPd, menyampaikan, bahwa Hari Raya Iduladha bukan sekadar perayaan penyembelihan hewan kurban, melainkan sarat dengan pelajaran hidup yang dapat dijadikan sebagai pilar dalam menjalani kehidupan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iduladha mengajarkan kepada kita tiga pilar kehidupan yang sangat penting, yaitu iman, hakikat pengorbanan, dan kepedulian sosial. Ketiga pilar ini tecermin dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menunjukkan ketaatan luar biasa kepada Allah Swt,” ungkapnya.

Pilar pertama adalah iman. Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim merupakan bukti nyata, bahwa keimanan harus diwujudkan dalam bentuk ketaatan kepada Allah SWT, meskipun terkadang perintah yang diterima terasa berat bagi manusia. Keimanan yang kuat akan melahirkan keteguhan hati, kesabaran, dan keyakinan bahwa setiap ketentuan Allah mengandung kebaikan.

Baca Juga :  Kajian Akbar dan Pengukuhan PRPM & PRNA di Desa Golokan: Momen Bersejarah untuk Dakwah Persyarikatan

“Nabi Ibrahim AS memberikan teladan, bahwa seorang mukmin harus memiliki keyakinan yang kokoh terhadap perintah Allah. Iman tidak hanya diucapkan, tetapi juga dibuktikan melalui tindakan nyata,” jelasnya.

Pilar kedua adalah hakikat pengorbanan. Ia menegaskan, pengorbanan tidak selalu berkaitan dengan materi. Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang dituntut untuk berkorban demi mencapai tujuan yang lebih besar, baik dalam pendidikan, pekerjaan, keluarga, maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Kurban mengajarkan, bahwa tidak ada keberhasilan tanpa pengorbanan. Kita harus rela mengorbankan ego, kenyamanan, waktu, dan tenaga demi meraih kemaslahatan yang lebih besar serta mengharap ridha Allah SWT,” tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskan, semangat pengorbanan sangat relevan bagi generasi muda. Para pelajar perlu memiliki kesungguhan dalam belajar, disiplin, dan kemauan untuk meninggalkan hal-hal yang dapat menghambat pencapaian cita-cita mereka.

Pilar ketiga adalah kepedulian sosial. Melalui ibadah kurban, umat Islam diajak untuk merasakan kebahagiaan bersama dan memperhatikan kondisi saudara-saudara yang membutuhkan. Daging kurban yang dibagikan menjadi simbol, bahwa Islam mengajarkan kebersamaan, keadilan, dan solidaritas sosial.

Baca Juga :  Dilantik Jadi Rektor UMG, Prof Khoirul Anwar Targetkan Punya 10 Guru Besar dan 80 Doktor

“Ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat egois dalam diri kita. Ketika kita berbagi kepada sesama, di situlah nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial tumbuh dan berkembang,” terang Muh Amri Mukhtafirin.

Pelaksanaan salat Iduladha di halaman Masjid SMK Muhammadiyah 5 Gresik berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Melalui momentum Iduladha ini, jamaah diajak untuk meneladani ketakwaan Nabi Ibrahim, menumbuhkan semangat berkorban, serta memperkuat kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih harmonis dan penuh keberkahan.

Dengan mengamalkan tiga pilar kehidupan tersebut yaitu iman, hakikat pengorbanan, dan kepedulian sosial, diharapkan seluruh warga sekolah dan masyarakat dapat menjadi pribadi yang lebih bertakwa, peduli terhadap sesama, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. (*)

 


Post Views: 1,503

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajian Tahun Baru Hijriah di Giri Bahas Kebangkitan Islam
Teguran Rindumu untuk Bangku Lapuk
Spirit Hijrah; Meluruskan Mitos Tahun Baru Islam
Wisuda MDTW Al Ikhlash Gresik Diikuti 33 Santri
Pelepasan Siswa SD Al Islam: Siapkan Generasi Tangguh Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia
SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda
Orang Tua Siswi Asal Bojonegoro Sebut SMAMIO GKB Layak Jadi Inspirasi Sekolah di Indonesia
SD Almadany Kunjungi Dapur SPPG Prambangan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:14 WIB

Kajian Tahun Baru Hijriah di Giri Bahas Kebangkitan Islam

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:13 WIB

Teguran Rindumu untuk Bangku Lapuk

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:12 WIB

Spirit Hijrah; Meluruskan Mitos Tahun Baru Islam

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:09 WIB

Wisuda MDTW Al Ikhlash Gresik Diikuti 33 Santri

Senin, 15 Juni 2026 - 10:07 WIB

SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Tahun Baru Hijriah di Giri Bahas Kebangkitan Islam

Kamis, 18 Jun 2026 - 01:14 WIB

Muhammadiyah Gresik

Teguran Rindumu untuk Bangku Lapuk

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:13 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spirit Hijrah; Meluruskan Mitos Tahun Baru Islam

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:12 WIB

komunitas

Dapur Saji, Cara Baru Membaca Gresik dari Ingatan Warga

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:09 WIB

Muhammadiyah Gresik

Wisuda MDTW Al Ikhlash Gresik Diikuti 33 Santri

Selasa, 16 Jun 2026 - 04:09 WIB