Komisi B Minta Kasus Oplosan Pupuk Diusut Tuntas

- Editorial Team

Rabu, 23 Januari 2013 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penggerebekan gudang dikawasan Industri Gresik (KIG) yang dijadikan oplosan pupuk subsidi pada Senin dini hari (21/1)  direaksi Komisi B DPRD Gresik. Komisi Bidang Perekonomian dan Keuangan meminta polisi mengusut tuntas pengoplosan tersebut.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Gresik, Siti Muafiyah mengatakan, dugaan oplosan yang terjadi di gudang tidak bisa dibrnarkan. Karena hal itu memicu terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi, sebab bahan yang dipakai oplosan pupuk bersubsidi.

“Kami minta diusut tuntas. Namun, kami juga akan melakukan sidak untuk mengetahui alur proses produksi hingga pupuk bersubsidi dapat diselewengkan.,” ujarnya Rabo (23/1)..

Penggerebekan pupuk oplosan tersebut diduga dilakukan Polda Jawa Timur pada Senin (21/1) dini hari. hanya mrngambil lima kilogram sample pupuk yang dijadikan barang bukti. Sementara itu, ada tiga orang penanggungjawab yang diperiksa yatu, Suprapto, Iwan dan Yopi.

Ironisnya polisi tidak memberi police line. Bahkan, di keesokan harinya, Selasa (22/1) masih ada beberapa pekerja. Padahal, jelas-jelas oplosan tersebut melanggara UU Konsumen. Mengingat yang dioplos adalah pupuk bersubsidi yang bisa menyebabkan terjadinya kelangkaan pupuk saat musim tanam.

Baca Juga :  Mencari Rezeki Yang berkah Dari Air TDS

Polres Gresik enggan memberikan konfirmasi karena perkara ditangani Polda Jawa Timur. Namun, Kepala Bagian Infokom PT Petrokimia Gresik, Widodo Heru yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui kejadian tersebut. Karena itu, pihaknya akan melakukan pengecekan ke lokasi. (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Sabtu, 4 April 2026 - 08:08 WIB

Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:22 WIB