Malam Refleksi di Lembah Trawas: Hangatnya Cerita, Dinginnya Udara, dan Semangat Dakwah Digital

- Editorial Team

Minggu, 9 November 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Udara kawasan Trawas, Mojokerto yang dingin menusuk kulit, pada Sabtu (8/11/2025). Tetapi, suasana di ruang terbuka di samping kolam renang Hotel Grand Whiz malam itu justru terasa hangat. Puluhan peserta Journalist & Influencer Camp 2025 duduk santai dan berbagi cerita dan tawa di bawah langit Mojokerto yang bertabur bintang.

Ini bukan sesi pelatihan, bukan pula lomba konten. Namun, malam itu adalah waktu untuk berhenti sejenak—merenung, mengenang, dan meresapi hasil pelatihan yang padat ilmu dan pengalaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah suasana syahdu itu, Prof Dr Syamsul Sodiq, MPd, berdiri menyampaikan pesan sederhana namun menancap dalam.

“Menulis dan berbicara di ruang digital itu penting. Perlunya kolaborasi dari semua pihak untuk menghidupkan website girimu.com, sehingga tidak ada kesan bikin sendiri, share sendiri dan like sendiri ,” tambah Wakil Ketua PDM Gresik ini.

Baca Juga :  Semarak Malam Legian - Girimu

Para peserta mendengarkan dengan khusyuk. Beberapa nampak menatap kosong kemolekan Gunung Penanggungan tak jauh dari lokasi, seolah mengendapkan makna setiap kata. Ada pula yang tersenyum pelan, barangkali mengingat kejadian selama camp berlangsung.

Suasana makin hidup saat beberapa peserta tampil membacakan puisi dan menyanyikan lagu. Tepuk tangan dan sorakan kecil terdengar di sela angin malam yang semakin dingin. Tak ada panggung megah, tak ada lampu sorot, hanya cahaya hangat dari lampu taman yang menemani mereka.

Baca Juga :  Algoritma, Sidik Jari, dan Krisis Otonomi di Era Digital

Malam refleksi itu berakhir tanpa formalitas. Tapi di wajah setiap peserta, ada raut puas dan haru yang sulit disembunyikan. Mereka pulang bukan hanya membawa ilmu, tapi juga tekad baru untuk terus menebar kebaikan di ruang digital.

Karena dakwah hari ini tak lagi hanya di mimbar. Ia bisa lahir dari caption yang tulus, dari story yang inspiratif, atau dari video sederhana yang menggugah hati.

Dan, di malam sunyi di dinbinnyaudara Trawas, semangat itu tetap menyala hangat, tenang, dan penuh makna. (*)

Penulis: Abdul Rokhim Ashari


Post Views: 8

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Internalisasi Nilai Muhammadiyah Dibahas dalam Pengajian Ramadan Dikdasmen PCM GKB
Saat Tangan-tangan Kecil KB dan TK Aisyiyah 23 Mojopetung Gemakan Takbir dan Tebarkan Infak
Penuh Semangat, Siswa SD Almadany Ikuti Asesmen Praktik Kurikulum Merdeka
Ramadan Momentum Pengendalian Diri – Girimu
Tingkatkan Akidah dan Kepercayaan Muhammadiyah, Guru MTs Muhammadiyah 1 Dukun Ikuti Pengajian Ramadan
Siap Jalani Monitoring Setahun, 5 Kepala AUM Driyorejo Terima Buku RTL Baitul Arqom 1447 H
Tutup Darul Arqom dengan Bermalam, Siswa SD Al Islam Perhalus Hati dan Perkuat Empati
Gemilang Ramadan 2026, IPM Smamio Diteguhkan sebagai Agen Perubahan Berkemajuan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:19 WIB

Internalisasi Nilai Muhammadiyah Dibahas dalam Pengajian Ramadan Dikdasmen PCM GKB

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:18 WIB

Saat Tangan-tangan Kecil KB dan TK Aisyiyah 23 Mojopetung Gemakan Takbir dan Tebarkan Infak

Senin, 2 Maret 2026 - 23:17 WIB

Penuh Semangat, Siswa SD Almadany Ikuti Asesmen Praktik Kurikulum Merdeka

Senin, 2 Maret 2026 - 14:16 WIB

Ramadan Momentum Pengendalian Diri – Girimu

Senin, 2 Maret 2026 - 05:15 WIB

Tingkatkan Akidah dan Kepercayaan Muhammadiyah, Guru MTs Muhammadiyah 1 Dukun Ikuti Pengajian Ramadan

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Penuh Semangat, Siswa SD Almadany Ikuti Asesmen Praktik Kurikulum Merdeka

Senin, 2 Mar 2026 - 23:17 WIB

Muhammadiyah Gresik

Ramadan Momentum Pengendalian Diri – Girimu

Senin, 2 Mar 2026 - 14:16 WIB